Petenis tunggal putri asal China Li Na kembali mencatatkan sejarah akhir pekan lalu. Kesuksesannya itu disebut bakal menjadi pemicu kebangkitan tenis di Asia.
Li Na sudah sukses mencatatkan diri menjadi petenis putri Asia pertama yang menjuarai turnamen grandslam Australia Terbuka. Di babak final yang berlangsung di Rod Laver Arena, Sabtu (25/1/2014) lalu, dia memetik kemenangan atas Dominika Cibulkova.
Gelar itu melengkapi trofi juara Prancis Terbuka yang sukses diraihnya pada tahun 2011, hingga Li Na menjadi pemain tunggal putri asal Asia pertama yang berhasil menjadi kampiun grand slam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turnamen itu bakal berlangsung di Singapore Sports Hub pada 17-26 Oktober mendatang, dengan total hadiah sebesar 6,5 juta US dollar.
Duta sekaligus legenda WTA Championships Chris Evert menilai bahwa sukses Li Na itu merupakan contoh yang sangat bagus buat perkembangan tenis di 'benua kuning'.
"Tenis Asia akan menjadi hot spot untuk perkembangan tenis dunia karena ada 17 turnamen WTA," ungkap Evert kepada pewarta termasuk detikSport yang hadir ke Art Science Museum atas undangan Singapore Tourism Board dalam acara peluncuran WTA Championships, Senin (27/1/2014) kemarin.
"Li Na merupakan petenis wanita yang paling berpengaruh dalam 10 tahun terakhir, dengan apa yang dia capai di ajang tenis dunia."
"Keberhasilan Li Na di Australia Terbuka lalu akan menjadi pemicu tambahan buat perkembangan tenis di kawasan ini."
"Tapi, saya tak lantas berpikir bahwa tenis Asia bakal mampu mengikis dominasi petenis Eropa dan Amerika," imbuh mantan petenis asal Amerika Serikat itu.
Lebih lanjut lagi, Evert juga menjelaskan bahwa dengan pencapaian dua gelar grand slam yang sukses diraihnya, Li Na sudah layak masuk ke daftar petenis legenda.
"Saya yakin 100 persen dia akan masuk hall of fame. Saat Anda menjuarai dua grandslam, maka Anda akan masuk ke daftar petenis legenda. Tapi juga dengan kontribusinya di luar lapangan untuk tenis di Asia, kepemimpinannya dan kepandaiannya tentu dia pasti akan masuk hall of fame," jelas Evert.
(cas/mrp)










































