Pasangan Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad ditargetkan mempersembahkan gelar buat Indonesia di All England tahun ini. Duo tersebut menyatakan kesiapan untuk meraih hat-trick juara di Birmingham.
Liliyana/Totonwi datang ke All England dengan status juara bertahan dalam dua tahun terakhir. Di 2013 mereka jadi kampiun usai mengalahkan pasangan China Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan 21-13 dan 21-17, sementara di edisi sebelumnya mereka menundukkan duo Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl dengan 21-17 dan 21-19.
Tahun ini Liliyana/Tomtowi ditargetkan PBSI untuk kembali memberi gelar juara. Menyatakan kesiapan untuk meraih gelar, Liliyana/Tontowi juga tak mau menjadikan titel tesebut sebagai obsesi. Mereka belajar dari pengalaman di Olimpiade 2012 di mana ambisi meraih emas malah kandas di tengah jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin itu (di Olimpiade) kan karena kita terlalu menggebu-gebu, dan terlalu pengen jadi juara hasilnya jadi tidak baik, bahkan enggak dapat medali. Jadi belajar dari pengalaman," lanjut pebulutangkis berusia 28 tahun itu.
"Yang penting kita berusaha maksimal saja. Lakukan tanpa beban, semoga hasilnya pasti akan mengikuti. Karena kalau latihan sudah bagus tetap Tuhan yang menentukan,"ββ katanya.
Senada dengan Butet, rekannya di nomor ganda campuran Tontowi Ahmad juga mengungkapkan hal yang sama.
"Target saya pribadi ingin menambah gelar All England ketiga. Ya semoga tercapai dengan latihan yang bagus, berdoa juga bagus, kita berusaha semaksimal mungkin di lapangan nanti," sahut Tontowi.
(mcy/din)











































