Li harus menunggu cukup lama untuk bisa menambah koleksi gelar juara Grand Slamnya. Usai memenangi Prancis Terbuka 2011, baru tiga tahun kemudian ia bisa menambah koleksinya di Australia.
"Setelah aku memenangi Prancis Terbuka aku tidak memiliki pengalaman dan juga tidak ada yang bilang kepadaku apa yang mestinya aku lakukan selanjutnya," ujar Li yang dilansir AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prestasi tersebut mendongkrak rangking Li dua peringkat ke rangking dua, melompati Victoria Azarenka dan Maria Sharapova yang kini menghuni rangking keempat dan kelima dunia.
Saat ini, rangking tertinggi masih dipegang oleh Serena Williams. Namun, dengan absennya Serena di Indian Wells--yang dimulai pekan ini--Li bisa memanfaatkan turnamen ini untuk 'mendekati' petenis Amerika Serikat itu.
"Aku ingin menjadi petenis nomor satu dunia," lanjut petenis berusia 32 tahun itu. "Itu adalah tujuanku, impian untuk semua petenis. Aku akan mencoba sekuat yang aku bisa. Tidak ada batas waktu untuk mencapainya."
(rin/nds)











































