Titel juara yang diperoleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menambah koleksi trofi di nomor ganda campuran dan ganda putra Indonesia di All England.
Ahsan/Hendra merebut titel juara ke-17 bagi Indonesia. Hasil itu diperoleh usai ganda putra rangking satu dunia ini menundukkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 21-19, 21-19 pada babak final, Minggu (9/3/2014).
Sejak turnamen digelar pertama kali pada akhir abad ke-19, Tjun Tjun/Johan Wahyudi menyumbang gelar ganda putra terbanyak dengan meyabet enam gelar (1974-1975, 1977-1980).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Candra Wijaya juga meraihnya dua kali dengan tandem yang berbeda pula. Pertama pada 1999 saat berduet dengan Tony Gunawan lalu empat tahun berselang dengan Sigit Budiarto. Satu piala All England lain diperoleh Tony saat berpasangan dengan Halim Heryanto pada 2001.
Sementara itu, sukses Tontowi/Liliyana memperbanyak koleksi trofi All England Indonesia menjadi empat trofi. Christian Hadinata/Imelda Wiguna jadi wakil pertama Tanah Air dalam memenangi nomor ganda pada 1979.
Setelah itu, Indonesia puasa gelar lebih dari 30 tahun di nomor ganda campuran sebelum Tontowi/Liliyana meraihnya pada 2012 yang berlanjut sampai sekarang.
(rin/cas)











































