Indonesia kalah dengan skor 2-3 atas Kuwait dalam laga yang digelar Januari lalu. Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus menjalani playoff dengan Hong Kong demi bisa bertahan di Grup II. Jika kalah maka Indonesia akan turun ke Grup III.
Bakal menghadapi Hong Kong di di Lapangan Tenis Manahan di Solo, Indonesia optimistis bisa meraih kemenangan. Demikian dikemukakan pelatih Roy Therik, yang yakin persiapan timnya sudah menunjukkan perkembangan baik.ββ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejauh ini penglihatan saya, anak-anak sudah berlatih bagus. David menjadi atlet yang paling stabil, Aditya dan Wisnu juga bagus. Hanya memang mereka perlu dijaga kondisinya, serta ditingkatkan lagi performanya, baik itu dari segi fisik, mental, maupun tehnik," sahut Roy kepada detiksport, lewat sambungan telepon, Jumat (14/3/2014).
Christoper saat ini baru menjalani pemilihan cedera bahu, sehingga belum bisa dijelaskan secara rinci. Sementara Elbert sedang menjalani tennis training on the road. "Sehingga harus jalan terus untuk tanding. Kalau Christo perkiraan saya 80 persen sudah baik," terang Roy.
Status sebagai tuan rumah akan menjadi keuntungan bagi para petenis Indonesia, terlebih secara peta kekuatan di atas kertas Indonesia peringkatnya jauh di atas Hong Kong.ββ
"Secara historis tentu kita memang lebih baik dari lawan. Ditambah lagi kita tuan rumah, tentu peluang kita untuk bisa bertahan di zona grup II besar sekali," katanya.
"Tapi kita tak bisa meremehkan juga. Itu Sebabnya, selama dua minggu ini kita melakukan general preparation. Yang salah satu tujuannya untuk membentuk mental atlet, agar tidak mudah menyerah," jelasnya.
Salah satu penggawa Tim Davis, David, menyatakan kesiapannya tampil dan meraih kemenangan.
"Ya kita pasti berusaha semaksimal mungkin untuk menghadapi Hongkong. Karena kita mesti menang jika ingin bertahan di zona grup II. Tapi untuk menuju ke sana butuh yang namanya persiapan latihan. Intinya sih tetap fokus dan banyak berdoa," sebutnya.
(mcy/din)











































