Tim Piala Uber Indonesia tak diberi target muluk-muluk di gelaran Piala Thomas dan Uber 2014 mendatang. Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan menyebut lolos ke semifinal saja sudah bagus.
Sejak menjadi juara tahun 1996 lalu, capaian terbaik tim Uber Indonesia adalah dua kali menjadi runner up (1998 dan 2008) dalam delapan gelaran. Pada periode yang sama, selepas tahun 1996 sampai sekarang, tim Thomas Indonesia malah sudah meraih tiga gelar juara (1998, 2000, 2002) dan sekali jadi runner up (2010).
Hal itu membuat tim Thomas Indonesia, yang materi pemainnya juga banyak bertengger di jajaran peringkat top dunia, dijagokan meraih prestasi lebih baik dari tim Uber. Kendatipun beberapa pemain putra masih dalam pemulihan kondisi, Gita pun terindikasi beropini serupa mengingat ia menyebut bahwa untuk tim Uber, sampai ke babak empat besar saja sudah bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi untuk putri kita (pengurus) memang tidak terlalu ambisius. Masuk semifinal saja sudah bagus," sambungnya seraya menambahkan baik tim Thomas dan Uber diharapkan tetap fokus untuk tampil sebaik mungkin.
Sementara mengenai aktivitas training camp di Kudus, Gita menyatakan, "Hari ini anak-anak sudah berangkat ke Kudus, dalam beberapa minggu ke depan akan kita lihat hasilnya seperti apa. Saya juga akan ke sana untuk memantau perkembangan mereka."
(mcy/krs)











































