Usai kalah dari Kuwait 2-3 di putaran pertama Piala Davis 2014 Zona Asia/Oseania Grup II, Indonesia akan menghadapi Hong Kong dalam laga playoff pada 25-27 April di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dikatakan Ketua Umum PP Pelti, Wibowo Suseno Wirjawan, dirinya terus memantau perkembangan para atletnya. Maka itu ia berkeyakinan jika tim Indonesia bisa memenangkan babak playoff tersebut.
"Saya memantau anak-anak saat latihan. Makanya saya yakin anak-anak bisa menang dari Hong Kong, dan meratakan mereka," ujarnya dalam jumpa pers di Senayan, Jakarta, Rabu (16/4/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Kepala Roy Therik mengaku sudah melakukan sejumlah persiapan yang bisa meloloskan tim asuhannya agar bisa tetap bertahan di grup II. Empat petenis terpilih sudah disiapkan selama beberapa hari terakhir, yaitu Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Elbert Sie, dan Aditya Hari Sasongko.
"Kita terus mempersiapkan anak-anak. Minggu ini anak-anak masih persiapan yang lebih spesifik, artinya banyak melakukan simulasi. Minggu baru kita akan melakukan persiapan akhir," kata Roy.
"Untuk masalah komposisi pemain ini sudah merupakan yang terbaik yang kami lihat."
Begitu juga soal pertimbangan memilih Aditya ketimbang Wisnu, Roy mengatakan ada tiga hal yang menjadi pertimbangan.
"Dari hasil latihan Aditya lebih baik dari Wisnu. Dalam pengamatan saya Wisnu lebih main bertahan ketika menghadapi pemain-pemain senior, sementara Aditya tipe penyerang. Dan itu yang memang kita inginkan," sebutnya.
"Kondisi kesehatan dan fisik Aditya juga lebih baik. Vo2 Max Wisnu hanya 50, sementara Aditya di sekitaran 60."
Melalui komposisi ini, Roy berkeyakinan, peluang Indonesia untuk menang cukup besar. "Apalagi kita tuan rumah, di atas kertas rangking kita juga lebih baik ketimbang Hong Kong. Tapi kita juga tidak meremehkan. Tetap waspada," simpulnya.
(mcy/a2s)










































