Tommy Sugiarto Bertarung dengan Waktu untuk Sembuhkan Cedera

Piala Thomas-Uber

Tommy Sugiarto Bertarung dengan Waktu untuk Sembuhkan Cedera

- Sport
Minggu, 27 Apr 2014 10:47 WIB
Tommy Sugiarto Bertarung dengan Waktu untuk Sembuhkan Cedera
Humas PBSI
Solo -

Piala Thomas tinggal hitungan hari. Tommy Sugiarto sebagai pemain tunggal putra terbaik tanah air justru masih harus menjalani pemulihan cedera.

Piala Thomas Uber bergulir 18-25 Mei tahun ini di New Dehi, India. Dengan ranking yang dimiliki, Tommy menjadi pilihan utama sebagai tunggal pertama pada kejuaraan beregu putra putri dua tahunan itu.

Namun, sejak dua bulan lalu hasil MRI menunjukkan pemain ranking kesembilan dunia itu dipastikan mendapatkan cedera tulang sesamoid telapak kaki kanan. Tommy memaksa tampil di All England. Hasilnya Tommy mundur karenaa cedera dan cederanya kian tak bisa diajak kompromi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tommy harus menjalani terapi untuk penyembuhan. Dia pun absen dari karantina tim bayangan Thomas Uber di Kudus, Jawa Tengah mulai 15-25 April tapi bergabung pada simulasi Sabtu (26/4/2014) di Solo.

Berikut wawancara antara detikSport dengan pebulutangkis berusia 25 tahun tersebut.

Tanya (T): Tommy, hasil di game pertama kurang oke. Apakah itu terkait cedera yang masihd alam tahap pemulihan?

Jawab (J): Game pertama masih butuh adaptasi. Cedera itu membuat saya masih takut di awal-awal, sedikit trauma. Ini pertama kalinya saya tampil lagi setelah dua bulan absen.

T: Apakah sekarang masih terasa sakit atau menyisakan trauma saja?

J: Saat pertama terapi, dengan laser dan RSWT (terapi gelombang kejut bertekanan tinggi) telapak kaki saya bengkak. Saat latihan harus memakai sepatu dengan ukuran 1,5 nomor di atas yang biasa saya pakai, biasanya 44 jadi 45,5. Sekarang sudah kempes, tapi kadang masih ada kontraksi. Saya selalu konsultasi dengan dokter segala perkembangan ini.

T: Berapa lama untuk sembuh total dengan metode terapi yang kamu pilih?

J: Awalnya saya pesimistis bisa pulih lagi. Tapi dokter yang merawat saya yakin kalau saya bisa sembuh kembali. Faktanya saya baru jalani terapi dua pekan sudah enakan.

T: Apakah selama proses penyembuhan itu juga sudah berlatih game?

J: Saya mulai latihan endurance lagi, meski cuma di tempat. Seperti sepeda statis dan berenang. Terakhir-terakhir saya main game anak-anak junior di klub, ya anak-anak kecil gitu. Terakhir-terakhir, latihan juga dibantu papa (Icuk Sugiarto).

T: Dengan durasi penyembuhan empat sampai enam pekan seperti yang diperkirakan dokter, kamu yakin bisa lolos tim inti Thomas?

J: Sekarang saya lebih rileks. Cukup kecewa tak bsia ikut karantina, tapi saya tetap jalani latihan setara dengan yang dilakoni teman-teman di Kudus. Di sini (simulasi) saya tampil maksimal untuk mendapatkan kepercayaan lagi dari pengurus dan pelatih. Soal optimisme, saya yakin bisa masuk tim Thomas.

T: Tommy kalau merunut ke belakang, cedera itu dimulai kapan?

J: Dari hasil pemeriksaan, cedera ini sudah ada sejak setahun lalu. Tapi, kebiasaan saya, kalau cedera ringan tak terlalu saya rasakan. Dua bulan allu mulai benar-benar sakit. Ada tulang yang retak.

T: Kata dokter kenapa cedera itu?

J: Saya sering berlatih di atas lantai yang keras. Dan itu berulang-berulang. Kalau operasi biasa katanya harus istirahat sampai enam bulan. Dokter KONI DKI yang merekomendasikan saya menjalani terapi ini. Dokter yang merawat saya yakin maka saya juga yakin segera pulih dan masuk tim Thomas.

(fem/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads