Tim Bayangan Thomas-Uber Diminta Tak Kendurkan Fokus

Piala Thomas-Uber

Tim Bayangan Thomas-Uber Diminta Tak Kendurkan Fokus

- Sport
Senin, 28 Apr 2014 11:22 WIB
Jakarta - Karantina dan Simulasi tim bayangan Thomas-Uber usai. Pekerjaan Rumah yang tak kalah penting menanti di Jakarta sebelum tim terbang ke New Delhi, India: persiapan di Jakarta.

Para pemain diboyong ke pelatnas Cipayung, Jakarta Timur pada sisa waktu persiapan menuju Thomas Uber yang bergulir 18-25 Mei. Artinya segala fasilitas yang dimiliki para pemain kembali bisa dinikmati.

Mantan pemain nasional Alan Budi Kusuma pun meminta manajer, barisan pelatih, dan para pemain tetap mampu mengontrol diri. Apalagi target yang dipatok tidak main-main, merebut kembali Piala Thomas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menjadi tantangan bagi para pemain setelah kembali ke Jakarta, dengan ada mobil pribadi masing-masing, tahu situasi kota, ada banyak teman-teman di luar pelatnas. Semua tidak bisa diabaikan, itu menjadi godaan yang tidak bisa dinafikkan," kata Alan kepada detikSport.

"Para pemain sudah semestinya memahami tugas mereka dalam waktu dekat ini adalah mengemban tugas membela negara. Tanggung jawab itu seharusnya bisa menjadi rem keinginan ini, itu," ucap suami legenda hidup bulutangkis Susi Susanti itu.

Alan menilai beban tim Thomas bukan hanya untuk membawa pulang trofi Piala Thomas. Dia berharap Simon Santoso dkk. bisa menghentikan rekor yang bisa dicetak tim China di Thomas Cup tahun ini.

"Rekor juara lima kali beruntun Indoensia sudah disamai China. Kalau China bisa meneruskan gelar juara lagi tahun ini, maka mereka yang akan menjadi pemilik juara beruntun enam kali," ucap dia.

Tim bayangan Thomas akan tinggal di Jakarta hingga 12 Mei. Sehari kemudian mereka terbang ke New Delhi.

(fem/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads