Dari 10 pemain, enam di antaranya berpengalaman bermain di Piala Thomas (2010 atau 2012). Pemain ganda putra Hendra Setiawan dipercaya sebagai kapten tim.
Berikut ini profil singkat 10 penggawa tim Piala Thomas Indonesia 2014:
|
ANTARA
|
1. Tommy Sugiarto
|
|
Sejatinya Tommy tak benar-benar asing dengan Piala Thomas. Dia tercatat sebagai tunggal keempat Piala Thomas 2008 di Jakarta namun tak mendapatkan kesempatan tampil sekalipun. Selain Tommy, kala itu tim Merah Putih diperkuat Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, dan Simon Santoso.
Kesempatan melayang dua tahun kemudian. "Tahun 2010 saya menang saat seleksi penentuan tunggal keempat tapi tak masuk tim inti," kata pemain yang besar dari PB Pelita Bakrie itu.
Tapi didapatkan lagi di Wuhan, China 2012. Tommy naik kelas ke posisi tunggal ketiga dengan tunggal pertama diisi Taufik Hidayat, Simon Santoso sebagai tunggal kedua dan Dionysius Hayom Rumbaka jadi tunggal keempat.
Kali ini, Tommy ingin membuktikan kalau bukan sekadar macan kertas. Dia ingin status tunggal pertama dengan didampingi Hayom, Simon dan Ihsan Maulana Mustofa benar-benar menjadi pembuka jalan dalam tiap pertandingan yang dilakoni di New Delhi, India.
"Saya membawa semangat untuk menyumbangkan poin buat timnas!," ujar Tommy.
Β
1. Tommy Sugiarto
|
|
Sejatinya Tommy tak benar-benar asing dengan Piala Thomas. Dia tercatat sebagai tunggal keempat Piala Thomas 2008 di Jakarta namun tak mendapatkan kesempatan tampil sekalipun. Selain Tommy, kala itu tim Merah Putih diperkuat Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, dan Simon Santoso.
Kesempatan melayang dua tahun kemudian. "Tahun 2010 saya menang saat seleksi penentuan tunggal keempat tapi tak masuk tim inti," kata pemain yang besar dari PB Pelita Bakrie itu.
Tapi didapatkan lagi di Wuhan, China 2012. Tommy naik kelas ke posisi tunggal ketiga dengan tunggal pertama diisi Taufik Hidayat, Simon Santoso sebagai tunggal kedua dan Dionysius Hayom Rumbaka jadi tunggal keempat.
Kali ini, Tommy ingin membuktikan kalau bukan sekadar macan kertas. Dia ingin status tunggal pertama dengan didampingi Hayom, Simon dan Ihsan Maulana Mustofa benar-benar menjadi pembuka jalan dalam tiap pertandingan yang dilakoni di New Delhi, India.
"Saya membawa semangat untuk menyumbangkan poin buat timnas!," ujar Tommy.
Β
2. Dionysius Hayom Rumbaka
|
|
Kala itu Hayom hanya jadi tunggal keempat. Kini, peringkatnya melejit sebagai pemain tunggal kedua nasional.
"Piala Thomas ini benar-benar mempunyai atmosfer yang berbeda. Tekanannya luar biasa. Baru jalan keluar dari ruang ganti saja rasanya sudah serba salah," kata Hayom.
Semangat apa yang membawa hayom untuk tampil habis-habsian kali ini? "Demi ibu dan ayah serta kakak yang bergantian memboncengkan saya naik vega atau sepeda motor pinjaman bolak-balik dari rumah ke klub, saya akan berjuang habis-habisan nanti," ujar pemain yang besar di PB Djarum Kudus itu.
Β
2. Dionysius Hayom Rumbaka
|
|
Kala itu Hayom hanya jadi tunggal keempat. Kini, peringkatnya melejit sebagai pemain tunggal kedua nasional.
"Piala Thomas ini benar-benar mempunyai atmosfer yang berbeda. Tekanannya luar biasa. Baru jalan keluar dari ruang ganti saja rasanya sudah serba salah," kata Hayom.
Semangat apa yang membawa hayom untuk tampil habis-habsian kali ini? "Demi ibu dan ayah serta kakak yang bergantian memboncengkan saya naik vega atau sepeda motor pinjaman bolak-balik dari rumah ke klub, saya akan berjuang habis-habisan nanti," ujar pemain yang besar di PB Djarum Kudus itu.
Β
3. Simon Santoso
|
|
Pemain yang besar di PB Tangkas, Jakarta itu pun menjadi lebih sering absen sepanjang tahun itu. Termasuk saat harus mempertahankan gelar juara di Indonesia Terbuka.
Kondisi dia diperburuk dengan salah posisi tidur dan hingga memutuskan mundur sejak hari pertama. Akibatnya ranking pemain asal Tegal, Jawa Tengah itu merosot tajam.
Namun, di akhir 2013 Simon memilih mundur dari pelatnas. Tapi ledakan justru ditunjukkan ketika tampil di Malaysia Open Grand Prix Gold dengan menjadi juara dan berlanjut meraup predikat kampiun di Singapura Open. PBSI pun mempercayakan tunggal ketiga kepadanya, menggeser Sony yang punya peringkat lebih baik.
"Saya akan tampil sebaik-baiknya dan berusaha menyumbangkan poin," kata Simon sesaat setelah terpilih dalam tim inti.
Β
3. Simon Santoso
|
|
Pemain yang besar di PB Tangkas, Jakarta itu pun menjadi lebih sering absen sepanjang tahun itu. Termasuk saat harus mempertahankan gelar juara di Indonesia Terbuka.
Kondisi dia diperburuk dengan salah posisi tidur dan hingga memutuskan mundur sejak hari pertama. Akibatnya ranking pemain asal Tegal, Jawa Tengah itu merosot tajam.
Namun, di akhir 2013 Simon memilih mundur dari pelatnas. Tapi ledakan justru ditunjukkan ketika tampil di Malaysia Open Grand Prix Gold dengan menjadi juara dan berlanjut meraup predikat kampiun di Singapura Open. PBSI pun mempercayakan tunggal ketiga kepadanya, menggeser Sony yang punya peringkat lebih baik.
"Saya akan tampil sebaik-baiknya dan berusaha menyumbangkan poin," kata Simon sesaat setelah terpilih dalam tim inti.
Β
4. Ihsan Maulana Mustofa
|
|
Mengenal bulutangkis dari ayahnya, Mustofa, Ihsan sempat merasa mentok sebagai pemain tunggal. Keinginan besar sempat diusung untuk menjadi yang terbaik sejagad meski di level junior (U-19), namun Ihsan hanya membawa pulang medali perunggu dari Kejuaraan Dunia Junior 2013.
Pebulutangkis yang besar di PB Djarum Kudus itu digadang-gadang meneruskan jejak Taufik Hidayat. Piala Thomas menjadi batu loncatan untuk mengenal atmosfer kejuaraan level dewasa sedunia.
"Kalau saya diberi kesempatan main, saya akan sumbangkan poin untuk tim," ucap Ihsan.
Β
4. Ihsan Maulana Mustofa
|
|
Mengenal bulutangkis dari ayahnya, Mustofa, Ihsan sempat merasa mentok sebagai pemain tunggal. Keinginan besar sempat diusung untuk menjadi yang terbaik sejagad meski di level junior (U-19), namun Ihsan hanya membawa pulang medali perunggu dari Kejuaraan Dunia Junior 2013.
Pebulutangkis yang besar di PB Djarum Kudus itu digadang-gadang meneruskan jejak Taufik Hidayat. Piala Thomas menjadi batu loncatan untuk mengenal atmosfer kejuaraan level dewasa sedunia.
"Kalau saya diberi kesempatan main, saya akan sumbangkan poin untuk tim," ucap Ihsan.
Β
5. Hendra Setiawan
|
|
Tak banyak cakap, Hendra menjawab keinginan sang ayah. Malah Hendra tak hanya menjawab sekali, tapi dua kali.
Titel juara dunia disabet dia saat berpasangan dengan Markis Kido pada 2007 di Kuala Lumpur. Lima tahun kemudian gelar itu kembali didapatkan bersama Mohammad Ahsan di Guangzhou.
Kini, Hendra didapuk menjadi pilar tim Thomas. Tak cuma itu dia dipercaya menjadi kapten. Pengalaman, ketenangan dan sederet prestasi yang sudah dimiliki membuat para pemain respek dengan tiga situ.
"Saya yakin, sekarang saatnya untuk membawa pulang Piala Thomas. Kekuatan negara lain merata, jadi bukan tidak mungkin kesempatan itu ada," ujar pemilik medali emas Olimpide 2008 ganda campuran itu.
Β
5. Hendra Setiawan
|
|
Tak banyak cakap, Hendra menjawab keinginan sang ayah. Malah Hendra tak hanya menjawab sekali, tapi dua kali.
Titel juara dunia disabet dia saat berpasangan dengan Markis Kido pada 2007 di Kuala Lumpur. Lima tahun kemudian gelar itu kembali didapatkan bersama Mohammad Ahsan di Guangzhou.
Kini, Hendra didapuk menjadi pilar tim Thomas. Tak cuma itu dia dipercaya menjadi kapten. Pengalaman, ketenangan dan sederet prestasi yang sudah dimiliki membuat para pemain respek dengan tiga situ.
"Saya yakin, sekarang saatnya untuk membawa pulang Piala Thomas. Kekuatan negara lain merata, jadi bukan tidak mungkin kesempatan itu ada," ujar pemilik medali emas Olimpide 2008 ganda campuran itu.
Β
6. Mohammad Ahsan
|
|
"Saya tak menjadikan ini sebagai beban, tapi sebuah tantangan yang harus dihadapi. Dari dulu (sejak masuk platnas 2006) juga sudah ditarget melulu," ucap pebulutangkis yang memulai karier di PB Pupuk Sriwijaya Palembang itu.
Dalam dua kali Piala Thomas sebelumnya, Ahsan memang belum didapuk sebagai ganda pertama. Pada 2010 dia "mendadak" dipasangkan dengan pemain ganda campuran Nova Widianto.
Dua tahun kemudian barulah Ahsan duet dengan pasangan yang sebenarnya, Bona Septano, tapi bukan jadi ganda pertama. Kala itu Markis Kido/Hendra Setiawan menjadi ganda terbaiknya.
Satu semangat besar dibawa Ahsan untuk kedua orang tua yang sudah mengenalkan dia kepada bulutangkis dan terus menyuntikkan semangat. "Kalau ingat dulu naik angkutan umum, sampai dua kali satu kali jalan, rasanya trofi itu memang layak untuk didapatkan," ucap Ahsan.
6. Mohammad Ahsan
|
|
"Saya tak menjadikan ini sebagai beban, tapi sebuah tantangan yang harus dihadapi. Dari dulu (sejak masuk platnas 2006) juga sudah ditarget melulu," ucap pebulutangkis yang memulai karier di PB Pupuk Sriwijaya Palembang itu.
Dalam dua kali Piala Thomas sebelumnya, Ahsan memang belum didapuk sebagai ganda pertama. Pada 2010 dia "mendadak" dipasangkan dengan pemain ganda campuran Nova Widianto.
Dua tahun kemudian barulah Ahsan duet dengan pasangan yang sebenarnya, Bona Septano, tapi bukan jadi ganda pertama. Kala itu Markis Kido/Hendra Setiawan menjadi ganda terbaiknya.
Satu semangat besar dibawa Ahsan untuk kedua orang tua yang sudah mengenalkan dia kepada bulutangkis dan terus menyuntikkan semangat. "Kalau ingat dulu naik angkutan umum, sampai dua kali satu kali jalan, rasanya trofi itu memang layak untuk didapatkan," ucap Ahsan.
7. Rian Agung Saputro
|
|
PMS Solo jadi klub keduanya. Bertahan satu tahun, putra pasangan Mariadi dan Sri Sudariatmi itu pindah ke klub Golden Star. "Waktu itu main bulutangkis buat hobi saja, tidak berniat jadi juara," kata Rian.
Terlanjur suka, bolak-balik Karanganyar-Solo sepulang sekolah selalu dijalani Rian dengan bersemangat. Jalan terbuka ketika ada pemandu bakat dari klub Banjarmasin, Kalimantan Selatan Bina Benua memintanya bergabung. Belum mengalami perkembangan prestasi, klub itu malah bubar.
Rian pun hijrah ke Pandu Siwi yang juga masih di Banjarmasin. Mulai kerap tampil di sirkuit nasional, jalan Rian tak mulus. Dia justru sulit menyodok babak perempatfinal. Keputusasaan mulai datang, pikiran untuk berhenti dan bekerja apa saja mulai hinggap.
Momentum didapatkan saat Samarinda menjadi tuan rumah Popnas 2008. Dia didapuk menjadi ganda mewakili Kalsel. Seorang pelatih PB Jaya Raya Suryanaga Aji Santoso (alm) melihat bakatnya. Dia pun diminta untuk bergabung.
Dari sana jalan menuju pelatnas terbuka. Rian pun menjadi salah satu ganda putra yang diharapkan bisa meneruskan dominasi ganda putra Merah Putih dalam persaingan dunia. "Untung saya tak jadi berhenti main bulutangkis. Kalau tidak saya tak akan pernah merasakan kebanggaan dan dagdigdug-nya membela timnas," kata Rian.
Β
Β
7. Rian Agung Saputro
|
|
PMS Solo jadi klub keduanya. Bertahan satu tahun, putra pasangan Mariadi dan Sri Sudariatmi itu pindah ke klub Golden Star. "Waktu itu main bulutangkis buat hobi saja, tidak berniat jadi juara," kata Rian.
Terlanjur suka, bolak-balik Karanganyar-Solo sepulang sekolah selalu dijalani Rian dengan bersemangat. Jalan terbuka ketika ada pemandu bakat dari klub Banjarmasin, Kalimantan Selatan Bina Benua memintanya bergabung. Belum mengalami perkembangan prestasi, klub itu malah bubar.
Rian pun hijrah ke Pandu Siwi yang juga masih di Banjarmasin. Mulai kerap tampil di sirkuit nasional, jalan Rian tak mulus. Dia justru sulit menyodok babak perempatfinal. Keputusasaan mulai datang, pikiran untuk berhenti dan bekerja apa saja mulai hinggap.
Momentum didapatkan saat Samarinda menjadi tuan rumah Popnas 2008. Dia didapuk menjadi ganda mewakili Kalsel. Seorang pelatih PB Jaya Raya Suryanaga Aji Santoso (alm) melihat bakatnya. Dia pun diminta untuk bergabung.
Dari sana jalan menuju pelatnas terbuka. Rian pun menjadi salah satu ganda putra yang diharapkan bisa meneruskan dominasi ganda putra Merah Putih dalam persaingan dunia. "Untung saya tak jadi berhenti main bulutangkis. Kalau tidak saya tak akan pernah merasakan kebanggaan dan dagdigdug-nya membela timnas," kata Rian.
Β
Β
8. Angga Pratama
|
|
"Dua tahun lalu pasangan saya (Rian Agung Saputro) dipanggil tapi saya tidak disertakan. Sekarang saatnya pembuktian buat kami berdua layak jadi ganda kedua nasional," kata Angga.
Sebelum masuk Cipayung, Angga adalah pebulutangkis Pusdiklat Jaya Raya Jakarta. Tiket ke klub yang bermarkas di kawasan Ragunan itu didapatkan dari rekan ayahnya. Kebetulan orang tua Angga hobi bermian bulutangkis.
"Sampai ke sini berkat bapak. Beliau yang sering ngajak saya main bulutangkis dan nonton pertandingan apapun, tingkat RT sampai di Istora," kata Angga.
Β
8. Angga Pratama
|
|
"Dua tahun lalu pasangan saya (Rian Agung Saputro) dipanggil tapi saya tidak disertakan. Sekarang saatnya pembuktian buat kami berdua layak jadi ganda kedua nasional," kata Angga.
Sebelum masuk Cipayung, Angga adalah pebulutangkis Pusdiklat Jaya Raya Jakarta. Tiket ke klub yang bermarkas di kawasan Ragunan itu didapatkan dari rekan ayahnya. Kebetulan orang tua Angga hobi bermian bulutangkis.
"Sampai ke sini berkat bapak. Beliau yang sering ngajak saya main bulutangkis dan nonton pertandingan apapun, tingkat RT sampai di Istora," kata Angga.
Β
9. Berry Angriawan
|
|
Jalan lapang untuk menjadi pemain profesional terbuka ketika ada salah seorang rekan ayahnya yang memberikan tawaran masuk klub di Sukabumi. Tak mau menyiakan kesempatan, sang ayah dan anak berkonspirasi untuk menerima ajakan itu.
Jembatan karier semakin terang saat lamaran Berry ke klub bulutangkis raksasa PB Djarum diterima. Oleh pelatih klub yang bermarkas di Petamburan, Jakarta PUsat itu, Berry dipasangkan dengan Mohammad Ullinuha. Tak butuh wkatu lama keduanya moncer di level nasional dalam kelompok umur mereka. "Kemudian ada seleknas 2009, kami (bersama Muhammad Ullinuha) juara dan lolos ke pelatnas," kenang dia.
Namun, prestasi Berry dan Ullinuha tak segera menunjukkan ledakan besar. Hanya ada sesekali kejutan tapi tak cukup untuk menyodok level dunia. Keduanya pun dibongkar. Berry mulai akrab dengan justru gonta-ganti pasangan.
Kini bersama Ricky Karanda, Beery mulai klop. Keduanya memang dikenal pasangan tukanng angkut air alias siap memanggul beban latihan seberapapun yang diberikan dan siap bekerja keras di setiap pertandingan.
"Ibu masih mengingat timnas mendapatkan Piala Thomas 2002. Mungkin kali ini Ibu bisa melihat putranyalah yang mendapatkan trofi itu ke tanah air lagi," kata Berry.
Β
9. Berry Angriawan
|
|
Jalan lapang untuk menjadi pemain profesional terbuka ketika ada salah seorang rekan ayahnya yang memberikan tawaran masuk klub di Sukabumi. Tak mau menyiakan kesempatan, sang ayah dan anak berkonspirasi untuk menerima ajakan itu.
Jembatan karier semakin terang saat lamaran Berry ke klub bulutangkis raksasa PB Djarum diterima. Oleh pelatih klub yang bermarkas di Petamburan, Jakarta PUsat itu, Berry dipasangkan dengan Mohammad Ullinuha. Tak butuh wkatu lama keduanya moncer di level nasional dalam kelompok umur mereka. "Kemudian ada seleknas 2009, kami (bersama Muhammad Ullinuha) juara dan lolos ke pelatnas," kenang dia.
Namun, prestasi Berry dan Ullinuha tak segera menunjukkan ledakan besar. Hanya ada sesekali kejutan tapi tak cukup untuk menyodok level dunia. Keduanya pun dibongkar. Berry mulai akrab dengan justru gonta-ganti pasangan.
Kini bersama Ricky Karanda, Beery mulai klop. Keduanya memang dikenal pasangan tukanng angkut air alias siap memanggul beban latihan seberapapun yang diberikan dan siap bekerja keras di setiap pertandingan.
"Ibu masih mengingat timnas mendapatkan Piala Thomas 2002. Mungkin kali ini Ibu bisa melihat putranyalah yang mendapatkan trofi itu ke tanah air lagi," kata Berry.
Β
10. Ricky Karanda
|
|
Tapi, kariernya di level dunia bukanlah di sektor ganda campuran. Ricky dipoles untuk meneruskan jejak ganda putra. Dia berpasangan dengan Berry Angriawan saat ini.
Kesempatan membela tim nasional dalam kejuaraan beregu muncul tahun ini. Dia didapuk menjadi ganda ketiga. "Saya sudah merasa bisa lolos tim inti karena kami bermain bagus saat di Singapura 2013," kata Ricky.
Jalan sebagai pebulutangkis dunia memang sudah menjadi cita-cita Ricky. Meski keluarga besarnya bukanlah dari kalangan atlet. Ayahnya, Suwardi adalah salah satu sopir di Pikiran Rakyat. "Itu pula kenapa saya pernah jadi pemain di klub Pikiran Rakyat Tasikmalaya sebelum diambil ke PB Mutiara," ucap dia.
10. Ricky Karanda
|
|
Tapi, kariernya di level dunia bukanlah di sektor ganda campuran. Ricky dipoles untuk meneruskan jejak ganda putra. Dia berpasangan dengan Berry Angriawan saat ini.
Kesempatan membela tim nasional dalam kejuaraan beregu muncul tahun ini. Dia didapuk menjadi ganda ketiga. "Saya sudah merasa bisa lolos tim inti karena kami bermain bagus saat di Singapura 2013," kata Ricky.
Jalan sebagai pebulutangkis dunia memang sudah menjadi cita-cita Ricky. Meski keluarga besarnya bukanlah dari kalangan atlet. Ayahnya, Suwardi adalah salah satu sopir di Pikiran Rakyat. "Itu pula kenapa saya pernah jadi pemain di klub Pikiran Rakyat Tasikmalaya sebelum diambil ke PB Mutiara," ucap dia.
Halaman 2 dari 22











































