Tommy sempat diragukan menjadi skuat tim Thomas Indonesia. Dia dibekap cedera sesamoid telapak kaki kanan. Tommy pun absen dari karantina di Kudus untuk menjalani terapi di Jakarta.
Simulasi Piala Thomas di Solo pada 26 April menjadi ujian pertama perkembangan pemulihan tersebut. Tommy tak lagi merasakan sakit tapi belum nyaman saat melompat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama latihan di Cipayung dan di New Delhi rupanya dia menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pelatih tunggal putra Joko Supriyanto tak lagi khawatir dengan cedera Tommy.
"Tommy sudah pulih, kondisinya hampir mendekati 100 persen menjelang pertandingan. Saya rasa tak ada yang perlu dikhawatirkan soal telapak kakinya," ujar Joko kepada Badminton Indonesia.
"Ini adalah hal yang wajar, tiap pemain yang sudah absen dua bulan, pasti harus mengembalikan rasa percaya diri saat berlaga di kejuaraan besar.
"Pokoknya yang paling penting buat Tommy adalah seperti yang dibilang pak Gita (Wirjawan), Tommy harus enjoy dan menikmati permainan. Jangan sampai terbebani, semoga hal ini bisa mengurangi ketegangan," beber Joko.
Piala Thomas kali ini menjadi pengalaman ketiga bagi Tommy. Dia pernah membela Merah Putih pada 2008 dan 2012. Namun baru kali ini dia didapuk sebagai tunggal pertama.
(fem/a2s)











































