Indonesia gagal melangkah ke final Piala Thomas setelah kalah dari Malaysia di semifinal. Kekalahan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di partai kedua disebut amat berpengaruh pada tersingkirnya tim 'Merah Putih'.
Dalam pertandingan babak semifinal melawan Malaysia di Siri Fort Indoor Stadium, Jumat (23/5/2014), Indonesia kehilangan poin pertama setelah Tommy Sugiarto menelan kekalahan. Dia gagal membendung Lee Chong Wei dan takluk 19-21, 13-21.
Di partai kedua, Indonesia menurunkan Ahsan/Hendra untuk menghadapi Chai Biao/Hong Wei. Namun di luar dugaan, pasangan ganda putra rangking satu dunia itu dipaksa menyerah dalam pertarungan tiga gim 19-21, 21-8, 21-23.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky menilai kekalahan Ahsan/Hendra menjadi kunci tersingkirnya Indonesia. Menurutnya, kekalahan Ahsan/Hendra amat berpengaruh pada peluang lolos Indonesia.
"Kami berikan kredit kepada Malaysia. Mereka punya poin plus dengan mempunyai seorang Lee Chong Wei," ujar Rexy kepada wartawan termasuk detiksport di Siri Sports Badminton, New Delhi, India, Jumat (23/5/2014) malam.
"Kami tidak mampu untuk berikan poin dari nomor ganda. Nggak nyangka mereka bisa mencuri (poin) di partai kedua," lanjut mantan pemain ganda putra itu.
"Kemenangan itu menambah kepercayaan diri tim. Kalaupun misalnya Chong Wei Feng kalah, ganda kedua akan bangkit dan bisa meneruskan kemenangan lagi. Kekalahan di nomor ganda berpengaruh sekali," katanya.
(nds/cas)











































