Indonesia gagal total dalam perhelatan Piala Thomas 2014. Ini karena mereka hanya mengandalkan sektor ganda dan tak punya keunggulan di sektor tunggal, yang mana hal ini akan jadi bahan evaluasi.
Hal ini dikatakan manajer tim Thomas Christian Hadinata usai Indonesia tersingkir dari semifinal Piala Thomas setelah dikandaskan Malaysia 0-3 semalam. Harapan untuk merebut kembali trofi Piala Thomas pun kandas.
Kekalahan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang dipasang dalam partai kedua dinilai sebagai momen kekalahan. Meskipun, Tommy Sugiarto yang jadi tunggal pertama juga sudah kalah lebih dulu dari Lee Chong Wei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, yang meleset adalah Ahsan/Hendra. Tim kita terlalu banyak punya lubang yang bisa dimanfaatkan oleh lawan, karena tidak punya kemampuan merata. Setelah strong point kita kalah, semua tim terpengaruh," sambungnya.
"Itu penampilan terburuk Hendra/Ahsan. Tapi masih manusiawi, kapanpun juara dunia atau juara Olimpiade itu pasti punya satu waktu tidak dalam performa terbaik."
(mrp/mrp)











































