Indonesia Dianggap Tak Punya Kualitas Merata di Tim Thomas

Indonesia Dianggap Tak Punya Kualitas Merata di Tim Thomas

- Sport
Sabtu, 24 Mei 2014 16:15 WIB
Indonesia Dianggap Tak Punya Kualitas Merata di Tim Thomas
ANTARA FOTO/Ismar Patrizki
New Delhi -

Indonesia gagal total dalam perhelatan Piala Thomas 2014. Ini karena mereka hanya mengandalkan sektor ganda dan tak punya keunggulan di sektor tunggal, yang mana hal ini akan jadi bahan evaluasi.

Hal ini dikatakan manajer tim Thomas Christian Hadinata usai Indonesia tersingkir dari semifinal Piala Thomas setelah dikandaskan Malaysia 0-3 semalam. Harapan untuk merebut kembali trofi Piala Thomas pun kandas.

Kekalahan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang dipasang dalam partai kedua dinilai sebagai momen kekalahan. Meskipun, Tommy Sugiarto yang jadi tunggal pertama juga sudah kalah lebih dulu dari Lee Chong Wei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dibilang meleset, mari melihat satu per satu pertandingannya. Pertemuan kedua tim memang saling mengalahkan. Selalu saya sampaikan soal keadaan tim, kita tidak bisa dikatakan dominan atas tim-tim kuat Asia. Empat besar tim kuat Asia: Korea, Malaysia, Jepang dengan kita kekuatannya imbang," ujar Christian kepada Detiksport.

"Nah, yang meleset adalah Ahsan/Hendra. Tim kita terlalu banyak punya lubang yang bisa dimanfaatkan oleh lawan, karena tidak punya kemampuan merata. Setelah strong point kita kalah, semua tim terpengaruh," sambungnya.

"Itu penampilan terburuk Hendra/Ahsan. Tapi masih manusiawi, kapanpun juara dunia atau juara Olimpiade itu pasti punya satu waktu tidak dalam performa terbaik."

(mrp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads