Gagal Penuhi Target, Tim Thomas-Uber Indonesia Diklaim Bisa Juara di 2016

Piala Thomas-Uber

Gagal Penuhi Target, Tim Thomas-Uber Indonesia Diklaim Bisa Juara di 2016

- Sport
Senin, 26 Mei 2014 01:26 WIB
Gagal Penuhi Target, Tim Thomas-Uber Indonesia Diklaim Bisa Juara di 2016
PB PBSI
Jakarta - Indonesia kembali menelan kegagalan di Piala Thomas dan Uber tahun ini. Meski babak final pun tak mampu dicapai, Indonesia diyakini akan lebih mudah memenangi kejuaraan yang sama dua tahun dari sekarang.
Β 
Tim Uber tersingkir lebih awal. Bellaetrix Manuputty dkk. tumbang di perempatfinal setelah digebuk India 0-3. Perolehan itu meleset dari target yang dipatok sebelumnya di mana Tim Uber diharapkan minimal mencapai semifinal.
Β 
Tim Thomas mengikuti sehari kemudian setelah dikandaskan Malaysia juga dengan skor 0-3. Padahal target yang dipatok kepada Tommy Sugiarto dkk. adalah merebut kembali trofi Piala Thomas yang sudah menjadi milik China selama 12 tahun.
Β 
Chef de Mission tim, Anton Subowo, menilai meskipun tim Thomas dan Uber tak memenuhi target tapi ada nilai lebih yang didapatkan. Dia yakin, hal yang sudah oke itu akan jadi modal untuk mendapatkan Piala Thomas kembali dua tahun ke depan.
Β 
"Tim Thomas memang diarahkan untuk jadi juara, maka kami siapkan line up terbaik. Target itu memang tidak mudah karena semua lawan akan berpikir sama dan menggunakan segala cara pula untuk mendapatkan itu," kata Anton kepada detikSport.
Β 
"Sejatinya dengan skuat yang kita punya, target itu tidak muluk dan realitis tapi sejak awal kami juga sadari kalau tidak mudah."
Β 
β€œTapi apapun kami mendapatkan poin plus kali ini, yakni sebagai persiapan yang luar biasa untuk PBSI. Saya yakin, dengan apa yang kita dapat kali ini, Thomas Uber yang akan datang menjadi lebih mudah. Soliditas dan kekompakan sudah erat. Ambillah manfaatnya. Saya rasa kita sudah oke, pemain juga tampil oke,” kata pria yang juga menjabat sebagai sekretaris jendral PP PBSI itu.

Piala Thomas dan Uber berikutnya akan digelar tahun 2016. PBSI tengah berupaya menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah event tersebut. Rabu (28/5/2014) mendatang PBSI akan mengajukan bidding tuan rumah, yang akan bersaing dengan China.Β 

(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads