Doping, Petenis Austria Dihukum
Kamis, 23 Des 2004 06:13 WIB
Jakarta - Petenis Austria Stefan Koubek harus menerima ganjaran akibat terbukti positif menggunakan zat terlarang. Ia dihukum tiga bulan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF).Koubek yang kini berada di rangking 60 dunia gagal dalam tes doping yang dilakukan di Grand Slam Prancis Terbuka pada bulan Mei lalu. Dijelaskan ITF, dalam darah Koubek positif menggunakan zat yang dilarang yakni, triamcinolon acetonid. Akibatnya Koubek dihukum dilarang bertanding selama 3 bulan oleh ITF. Petenis berusia 27 tahun ini merasa keberatan atas saksinya. Pasalnya, ia menerima obat itu atas anjuran seorang dokter yang menyuntikannya untuk merawat cedera pergelangan tangan."Dokter itu telah meyakinkanku kalau zat ini tidak dilarang. Saya mendapat perawatan dari orang yang tahu tentang obat-obatan yang dilarang.""Bahkan saya bertanya lagi kepadanya, apakah obat yang ia berikan 100 persen aman. Saya telah bertindak yang benar," bela Koubek dikutip AP, Kamis (23/12/2004).Koubek,yang mengalahkan Greg Rusedski di turnamen Davis Cup pada Sepetember lalu merasa keberatan atas sanksinya. Ia menganggap diperlakukan tidak adil, apalagi musim 2005 akan segera dimulai. "Sanksi tiga bulan sangat berpengaruh, karena ini berarti saya akan absen di Australian Open begitu juga untuk Davis Cup melawan Australia," tandas Koubek. (erk/)











































