Ada Apa dengan Serena Williams?

Wimbledon

Ada Apa dengan Serena Williams?

- Sport
Rabu, 02 Jul 2014 10:53 WIB
Ada Apa dengan Serena Williams?
Jan Kruger/Getty Images
London -

Serena Williams terpaksa retired di awal laga babak pertama nomor ganda putri tadi malam. Berpasangan dengan kakaknya, Venus Williams, Serena memperlihatkan penampilan yang tak biasa.

Hasil itu memperburuk kiprah petenis rangking satu dunia itu di Wimbledon tahun ini. Di nomor tunggal, Serena lebih dulu tersingkir usai ditekuk petenis rangking 25 Alize Cornet 6-1, 3-6, 4-6 di akhir pekan lalu.

Menghadapi Stefanie Voegele/Kristina Barrois, masalah yang dialami Serena sudah terjadi sejak pemanasan. New York Times melaporkan bahwa Serena tampak bingung dan lemah. Ia bahkan gagal mengambil dan menangkap bola oleh pada ball kids.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sesi pemanasan berakhir, sejumlah paramedis turnamen menghampiri Serena untuk memeriksa tekanan darahnya. Kepada mereka, Serena mengaku merasa lemah sembari mengusap air mata dan menutupi wajahnya.

Kendati begitu, Serena tetap memutuskan turun ke lapangan. Venus melakukan servis pertama tapi gim pembuka menjadi milik Voegele/Barrois yang kemudian sukses memperbesar keunggulannya 2-0 di gim berikutnya.

Tibalah giliran Serena melakukan servis di gim ketiga. Hasilnya di luar dugaan, terlebih petenis berusia 32 tahun itu dikenal dengan servis-servis keras nan mematikan. Serena melakukan double fault empat kali! Bahkan bola dari sejumlah servisnya tidak sampai melewati net.

Setelah double fault yang ketiga, wasit yang memimpin laga, Kader Nouni, turun dari singgasananya untuk menanyakan apakah Serena bisa melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya ganda putri lima gelar juara Wimbledon itu mundur.

Setelah pertandingan, pelatih sekaligus kekasih Serena, Patrick Mouratouglu mengaku tak tahu menahu mengenai apa yang dialami oleh Serena. Begitupun dengan rekan berlatih si pemain, Sascha Baijin.

Sekitar satu setengah jam kemudian, Serena berjalan memasuki mobil resmi turnamen yang ditemani oleh Mouratoglu. Tak lama kemudian, pernyataan Serena dirilis.

"Aku sangat terpukul aku tidak bisa berlanjut di turnamen. Aku pikir aku aku bisa melakukannya pada pagi ini, karena aku sungguh ingin bermain tapi penyakit ini mengalahkanku," kata peraih 17 titel Grand Slam itu.

"Dari hati yang terdalam, aku ingin berterima kasih kepada kakakku, Kristina, Stefani, dan tim kami atas dukungannya. Kita semua menantikan sebuah pertandingan yang hebat. Dari hati yang terdalam, aku ingin berterima kasih kepada semua fans atas dukungan dan pemahamannya. Aku menantikan untuk kembali lagi pada tahun depan."

Meski begitu, Isha Price, saudara tiri Serena mengungkapkan bahwa Serena terlihat sedih dan emosional sejak kalah dari Cornet dan tidak banyak makan.

"Dia tampak emosional, sedih, Anda tahu 'kan apa yang saya maksud?" kata Price, yang menolak spekulasi adanya keterkaitan dengan Mouratouglu yang kabarnya tidak menemui Serena selama dua hari.

"Tapi sebelum pertandingan Serena baik-baik saja kok," sahut Price.

(rin/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads