Petenis muda asal Kanada, Eugenie Bouchard, tampaknya tak terlalu menyesal dengan kekalahannya dari Petra Kvitova di final Wimbledon. Bouchard menilai dirinya semakin dekat dengan kesuksesan.
Bouchard harus mengakui ketangguhan Kvitova usai kalah telak dua set langsung, 3-6 dan 0-6 dalam partai final yang tuntas Sabtu (5/7/2014) malam WIB.
Kendati begitu, menjadi runner-up Wimbledon 2014 memperlihatkan perkembangan karier Bouchard. Bagi petenis 20 tahun itu, ini merupakan final Grand Slam pertamanya, atau semifinal Grand Slam ketiga usai Australia Terbuka dan Prancis Terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama-tama, aku ingin mengucapkan selamat kepada Petra. Dia bermain begitu fantastis sepanjang dua pekan ini," sahut Bouchard yang dikutip Sky Sports.
"Sangat berat bagiku pertandingan hari ini. Tapi aku bangga dengan bagaimana aku bermain di sepanjang turnamen ini. Aku menyukai setiap menitnya di Wimbledon."
"Aku merasa ini adalah sebuah langkah di jalur yang tepat. Aku tidak tahu apakah aku pantas mendapatkan cinta Anda semuanya hari ini, tapi sungguh aku menghargainya."
(rin/raw)











































