Simon Santoso merasakan dua kekecewaan besar dalam kurun sebulan terakhir. Setelah gagal tampil di Kejuaraan Dunia Bulutangkis dia kini juga terpaksa absen di Asian Games.
Simon menderita demam berdarah sejak Agustus lalu. Penyakit tersebut juga memaksanya absen di Kejuaraan Dunia yang digelar di Kopenhagen, Denmark.
Namun, bukan hanya Kejuaraan saja pemain tunggal pelatnas itu batal berkompetisi. Di Asian Games 2014 yang digelar di Icheon, Korea Selatan, ia juga batal diturunkan karena kondisinya belum pulih benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun apalah daya. PBSI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sudah memutuskan untuk membatalkan Simon menjadi salah satu andalan di nomor tunggal putra.
Diakui Simon, dia sebenarnya sudah masuk pelatnas sejak 10 hari yang lalu. Hanya memang volume latihannya belum dilakoninya 100 persen.
"Secara normal sebenarnya saya sudah pulih, tapi memang belum latihan berat. Jadi latihannya itu yang penting keluar keringat dan badannya enak, engga yang sampai capek banget juga karena latihannya pun engga sampai satu jam," lanjut dia.
"Saya sih inginnya pekan depan sudah latihan normal, tapi saya sadar untuk latihan tanding mungkin belum bisa secepat itu. Mungkin awal November sudah bisa turun lagi," sahutnya
PBSI sudah mengajukan nama Jonatan Christie sebagai pengganti Simon Santoso. Sampai saat ini PBSI masih menunggu kabar dari panitia Asian Games di Incheon soal pergantian tersebut.
βOh, (Jonatan Christie) bisa masuk? Syukurlah kalau masih bisa mengganti," kata Simon.
(mcy/din)











































