Masa depan petenis China Li Na menjadi spekulasi dalam beberapa hari terakhir. Pemilik dua titel Grand Slam itu disebut akan mengumumkan keputusan untuk gantung raket akhir pekan ini.
CCTV5 yang pertama menggulirkan kabar tersebut lewat sosial media paling top di China, Weibo. Rumor itu pun makin santer setelah dikait-kaitkan dengan cedera lutut kanan dan kiri Li Na yang tak kunjung pulih.
"Menurut mereka, Li Na akan resmi mengumumkan mundur pada 19 September. Dia mundur karena fisik dia tak sanggup lagi mengikuti kejuaraan-kejuraaan," begitu sebut CCTV5 tanpa merinci narasumber yang dimaksud dan dilansir China Daily.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal tahun ini, Li Na sempat melesat ke posisi kedua WTA tapi kemudian melorot dan ada di urutan keenam. Cedera benar-benar menganggu penampilan petenis 32 tahun itu.
Karier Li Na menemui puncak ketika menjadi juara Prancis Tebruka 2011. Sukses itu membuat Li Na menjadi petenis Asia pertama yang menjadi juara tunggal Grand Slam.
(fem/cas)











































