Tim bulutangkis sedianya tidak gagal-gagal amat terkait target meraih medali di Asian Games. Namun terpuruknya nomor tunggal putra dan nomor tunggal putri pada ajang empat tahunan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi PBSI yang harus segera dibenahi.
"Senin depan saya akan meminta laporan dari pelatih secara detail. Bukan tentang menang kalahnya. Tapi apa yang membuat para atlet tunggal putri putra ini tidak bisa berkompetisi," kata Rexy kepada detikSport, lewat sambungan telepon Jumat (3/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minimal dalam satu minggu ini saya akan menunggu laporan detail dari para pelatih untuk mencari kelemahan dan kelebihan untuk pembetulan para atlet tunggal putri dan putra ini agar bisa menyamai nomor-nomor lain,β tambahnya kemudian.
Tak hanya mengevaluasi, ia juga mengatakan akan mencari formula khusus yang kemungkinan bisa mendongkrak performa atletnya. Khususnya untuk atlet tunggal putra dan putri.
"Tentu ada. Salah satu formula yang akan kami lakukan adalah atlet putri ini akan kami buatkan sparing dengan laki-laki. Bukan dengan atlet tunggal putra, tapi kami akan cari sparing dengan pemain luar pelatnas untuk bisa meningkatkan kualitas pemain bulutangkis kami. Minimal sparing ini untuk meningkatkan strenght and conditioning mereka. Karena kalau dilihat dari segi teknik dan skill atlet tunggal putri sudah cukup baik."
"Kalau tunggal putra saya tidak terlalu melihat hal yang begitu bermasalah seperti tunggal putri. Seperti yang saya sering tekankan, kami punya Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, dan Anthony Ginting," paparnya.
"Saya rasa mereka sudah pada trek yang bagus. Tinggal bagaimana kami pengurus dan tim pelatih memberikan motivasi kepada mereka. Kalau mereka lebih termotivasi kedepannya kalau misalnya mereka bisa turun di kejuaraan dunia, saya rasa bisa," tuntas dia.
Indonesia meraih dua medali emas dari cabang bulutangkis Asian Games 2014. Selain Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra, satu emas lainnya dipersembahkan ganda putri Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari. Sementara nomor tunggal putra dan putri sama sekali tidak dapat medali.
(mcy/din)











































