Gerakan 'Angkat Raketmu' Diperluas, PBSI Juga Akan Bangun Lapangan di Luar Pulau Jawa

Gerakan 'Angkat Raketmu' Diperluas, PBSI Juga Akan Bangun Lapangan di Luar Pulau Jawa

- Sport
Jumat, 31 Okt 2014 18:28 WIB
Gerakan Angkat Raketmu Diperluas, PBSI Juga Akan Bangun Lapangan di Luar Pulau Jawa
PP PBSI
Jakarta - PBSI memperluas jangkauan gerakan 'Angkat Raketmu' yang sudah bergulir sejak tahun lalu. Gerakan yang berusaha mewujudkan fasilitas bulutangkis itu juga akan merambah area di luar Pulau Jawa.

Gerakan 'Angkat Raketmu' yang diprakarsai oleh Coca Cola Indonesia dan PBSI telah berjalan sejak Oktober 2013. Dari periode tersebut, sudah menghasilkan 16 lapangan bulutangkis di seluruh Pulau Jawa.

Pembangunan lapangan sebagai salah satu sarana dan prasarana bermain bulutangkis merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan kembali minat masyarakat untuk mengayunkan raket dan bermain bulutangkis. Besarnya perhatian masyarakat akan bulutangkis diharapkan dapat menginspirasi para generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan bulutangkis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terima kasih kepada Coca Cola dan semua pihak yang telah mendukung PBSI dalam mewujudkan gerakan ini. Sementara telah dibangun 16 lapangan, kedepannya akan dibangun lagi 40 lapangan di seluruh tanah air dari Sabang sampai Merauke," ujar Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI seperti tertulis dalam rilis yang diterima detikSport.

"Kami ingin gerakan Angkat Raketmu ini menjadi inspirasi, seperti seorang maestro Rudi Hartono yang dengan modal sebuah raket bisa ngetop dan mengharumkan nama bangsa. Semoga gerakan Angkat Raketmu dapat menggairahkan kembali bulutangkis di Indonesia," tambah Gita dalam acara peluncuran Angkat Raketmu, (Jumat, 31/10) di Cilandak Townsquare, Jakarta.

Berbeda dengan program 'Angkat Raketmu' sebelumnya, pada periode kali ini akan dibangun lapangan bulutangkis di luar Pulau Jawa. Hal ini diharapkan akan membantu perkembangan bulutangkis di daerah pelosok.

"Menurut saya ini menarik, karena gerakan ini akan diperluas ke luar Pulau Jawa yang nantinya dapat menyaring calon pemain muda di luar Pulau Jawa. Selama ini bulutangkis tersentralisasi di Pulau Jawa," ujar Yuni Kartika, Kasubid Humas dan Sosial Media PP PBSI.

"Kalau dulu kami para mantan atlet banyak yang tumbuh dari bermain lapangan di sekitar rumah, makanya sekarang dibangkitkan lagi gerakan ini. Kami berharap datangnya para atlet dan badminton legend dapat menyemangati masyarakat," tambah Yuni.

(nds/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads