Gerakan 'Angkat Raketmu' yang diprakarsai oleh Coca Cola Indonesia dan PBSI telah berjalan sejak Oktober 2013. Dari periode tersebut, sudah menghasilkan 16 lapangan bulutangkis di seluruh Pulau Jawa.
Pembangunan lapangan sebagai salah satu sarana dan prasarana bermain bulutangkis merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan kembali minat masyarakat untuk mengayunkan raket dan bermain bulutangkis. Besarnya perhatian masyarakat akan bulutangkis diharapkan dapat menginspirasi para generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan bulutangkis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin gerakan Angkat Raketmu ini menjadi inspirasi, seperti seorang maestro Rudi Hartono yang dengan modal sebuah raket bisa ngetop dan mengharumkan nama bangsa. Semoga gerakan Angkat Raketmu dapat menggairahkan kembali bulutangkis di Indonesia," tambah Gita dalam acara peluncuran Angkat Raketmu, (Jumat, 31/10) di Cilandak Townsquare, Jakarta.
Berbeda dengan program 'Angkat Raketmu' sebelumnya, pada periode kali ini akan dibangun lapangan bulutangkis di luar Pulau Jawa. Hal ini diharapkan akan membantu perkembangan bulutangkis di daerah pelosok.
"Menurut saya ini menarik, karena gerakan ini akan diperluas ke luar Pulau Jawa yang nantinya dapat menyaring calon pemain muda di luar Pulau Jawa. Selama ini bulutangkis tersentralisasi di Pulau Jawa," ujar Yuni Kartika, Kasubid Humas dan Sosial Media PP PBSI.
"Kalau dulu kami para mantan atlet banyak yang tumbuh dari bermain lapangan di sekitar rumah, makanya sekarang dibangkitkan lagi gerakan ini. Kami berharap datangnya para atlet dan badminton legend dapat menyemangati masyarakat," tambah Yuni.
(nds/din)











































