Simon menepi dari lapangan bulutangkis selama empat bulan. Pebulutangkis asal tegal, Jawa Tengah itu masuk ruang perawatan karena sakit demam berdarah sejak Agustus tahun ini. Imbasnya pemain yang besar di PB Tangkas Jakarta itu absen dari berbagai turnamen, dari Kejuaraan Dunia, Asian Games, Denmark Terbuka Super Series Premier, sampai Prancis Terbuka Super Series.
Nah, Simon sudah pulih dan siap kembali turun ke lapangan. Pada babak pertama, Simon akan ditantang Brice Leverdez, pemain rangking ke-22 dunia dari Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βFokus satu persatu pertandingan lebih dulu, yang penting bisa pulih 100 persen. Itu target saya. Sebab, sudah harus mempersiapkan diri menghadapi turnamen-turnamen awal tahun depan,β tutur Simon yang kini ada di rangking 29 dunia.
Sementara itu, pelatih tunggal putra pelatnas Hendry Saputra menyatakan kondisi Simon belum mencapai 100 persen. Tapi, Simon memang sudah harus tampil dalam sebuah turnamen.
βKalau melihat dari kekuatan dan ketahanan kondisi Simon saat ini hanya 70 persen. Karena sakitnya cukup lama--sekitar dua bulan--, pemulihan pun memakan waktu lama. Namun, saya lihat dia punya kemauan untuk kembali bertanding dan kondisinya pun memungkinkan karena banyak sekali peningkatan, jadi dicoba di turnamen ini,β jelas Hendry.
βBanyak pemain yang kondisinya 100 persen tetapi hasilnya tidak maksimal. Semoga dengan semangat dan kemauan, Simon bisa tampil maksimal di turnamen ini. Dia adalah pemain yang berpengalaman, semoga bisa mengatasi situasi setelah sekian lama absen,β imbuh pelatih asal klub Tangkas itu.
Selain Simon, sektor tunggal putra Indonesia juga diperkuat oleh Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro. Tommy akan menghadapi pebulutangkis tuan rumah Wei Nan dan Sony ditunggu Takuma Ueda.
(fem/nds)











































