Ketat, Indonesia Kalah dari Thailand di Final

Axiata Cup

Ketat, Indonesia Kalah dari Thailand di Final

- Sport
Minggu, 07 Des 2014 22:09 WIB
Ketat, Indonesia Kalah dari Thailand di Final
Tommy Sugiarto (www.badmintonindonesia.org)
Kuala Lumpur -

Indonesia mesti rela cuma menjadi runner-up Axiata Cup 2014. Gelar juara disabet Thailand lewat sebuah pertandingan ketat di partai puncak.

Gelar juara berhak digondol Thailand lewat keunggulan poin 140-138 atas Indonesia, setelah kedua tim bermain sama kuat 2-2 dengan jumlah games yang juga berimbang dalam pertandingan Minggu (7/12/2014) malam WIB.

"Kami tetap bersyukur dengan hasil ini. Meskipun akhirnya kami harus kalah tipis dari Thailand tetapi perjuangan anak-anak sudah sangat maksimal; skor kami imbang 2-2, games pun sama, dan kami hanya kalah poin," ujar Manajer tim Indonesia Aryono Miranat dalam rilis pers tim Humas PP PBSI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya setiap pemain yg diturunkan kami sudah berikan info untuk ambil poin sebanyak-banyaknya, tapi kan di lapangan bisa lain. Kami tidak bisa menyalahkan pemain atau siapapun. Mungkin hari ini lawan memang lebih baik," imbuhnya.

Di partai pertama Tommy Sugiarto harus mengakui keunggulan Tanongsak Saensomboonsuk 20-22 dan 13-21. Di game pertama Tommy yang sempat ketinggalan sebenarnya sempat bangkit dan unggul 19-18 meski akhirnya kalah. Ia terlihat makin tertekan di game kedua dan gagal memberi perlawanan sealot pada game pertama.

Indonesia kemudian tertinggal 0-2 dari Thailand setelah Hanna Ramadhini tunduk di tangan juara dunia 2013, Ratchanok Inthanon. Hanna, yang masih berusia 19 tahun, menyerah dengan 9-21 dan 12-21.

Indonesia sempat menjaga asa setelah Markis Kido/Hendra Setiawan mencuri angka berkat kemenangan 21-16 dan 21-12 atas pasangan ganda putra Thailand, Wannawat Ampusuwan/Pattipat Chalardchaleam, di game empat.

Di partai terakhir, ganda campuran Indonesia Riky Widianto/Richi Puspita Dili sebenarnya berhasil mengalahkan pasangan lawan Maneepong Jongjit/Sapsiree Taerattanachai dengan 21-17 dan 21-10. Tetapi hal ini belum cukup untuk membawa Indonesia berjaya

Sementara itu, Manajer tim Thailand Udom Luangpetcharapon mengutarakan rasa gembiranya "Kami tentu senang akhirnya tahun ini bisa juara, setelah tahun lalu kami harus puas jadi runner up. Salah satu kunci kemenangan kami ada di tunggal putra, Tanongsak memang senang bermain di Axiata Cup, dan dia tadi sangat percaya diri untuk bisa mengalahkan Tommy, ini menjadi salah satu kunci kemenangan kami hari ini," sebut Udom.

Sebagai runner-up Indonesia berhak membawa pulang hadiah sebesar 200 ribu dolar AS, sementara Thailand mengantongi 400 ribu dolar AS. Posisi ketiga sendiri diraih oleh Asia All Stars yang juga menang selisih poin dari Malaysia. Secara berurutan masing-masing tim berhak atas 150 ribu dolar AS dan 100 ribu dolar AS.


(krs/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads