Tontowi/Liliyana Dinilai Sedang Menurun

BWF Super Series Finals 2014

Tontowi/Liliyana Dinilai Sedang Menurun

- Sport
Senin, 22 Des 2014 07:36 WIB
Tontowi/Liliyana Dinilai Sedang Menurun
(www.badmintonindonesia.org)
Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mendapatkan hasil yang mengecewakan di BWF Super Series Finals 2014. Performa ganda campuran andalan Indonesia itu dinilai memang mengalami penurunan di turnamen tersebut.

Tontowi/Liliyana, yang saat ini menempati peringkat tiga dunia, tak bisa bicara banyak di BWF Super Series Finals 2014 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab. Satu grup dengan Liu Cheng/Bao Yixin, Joachim Fischer Nielsen/Cristinna Pedersen, dan Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, mereka cuma menang atas lawan yang disebut terakhir.

Hasil itu membuat Tontowi/Liliyana terhenti di babak penyisihan grup dan tak lolos ke semifinal. Padahal, mereka ditargetkan membawa pulang gelar juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pelatih ganda campuran Edwin Iriawan, Tontowi/Liliyana memang tengah menurun di turnamen berhadiah total 1 juta dolar itu.

"Kalau sekelas Tontowi/Liliyana, kualitas permainan tidak ada yang perlu ditingkatkan lagi karena memang sudah maksimal. Namun pada saat bertanding di super series finals, peak performance mereka sedang menurun," ujar Edwin kepada Badmintonindonesia.org.

Di BWF Super Series Finals 2014, tak satu pun wakil Indonesia yang lolos ke semifinal. Tunggal putra Tommy Sugiarto juga terhenti di babak penyisihan grup setelah menelan tiga kekalahan. Adapun ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari mundur di pertandingan pertama karena kurang fit.

"Kalau saya melihat mereka terlalu padat dalam kompetisi. Mulai dari Axiata Cup dan Kejurnas. Selain itu, di turnamen ini juga lawan-lawannya cukup berat, karena hanya pemain terpilih yang bisa ikut super series finals," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Mainaky.

(mfi/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads