Australia Terbuka akan bergulir mulai 19 Januari hingga 1 Februari. Seperti layaknya turnamen grand slam, ajang itu juga diikuti para petenis top dunia.
Dari undian yang dihelat Rabu (14/1/2015), Novac Djokovic dari Serbia didapuk sebagai unggulan pertama sektor tunggal. Pada bagian putri seeded pertama ditempati petenis Amerika Serikat Serena Williams.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Dihelat di lapangan kriket dan sempat tanpa petenis asing
Turnamen tenis itu bermula dari kejuaran tenis di tahun 1905. Artinya, ajang sudah berusia 110 tahun sampai saat ini.
Awalnya, ajang itu belum mempunyai nama dan lokasi khusus. Dahulu, turnamen itu dikenal sebagai Australia Championship dan digelar dengan bergiliran di berbagai kota di Negeri Kanguru, juga ke Selandia Baru. Barulah mulai tahun 1987 mulai rutin dilaksanakan di Melbourne.
Pertandingan pertama dilakukan di Warehouse Cricket Ground. Karena lokasi geografis Australia, ajang itu tak popular di antara para petenis asing hingga 1946. Di tahun itu para petenis Amerika Serikat mulai ambil bagian.
2. Bermula dari lapangan rumput menjadi hard court
Ketika pertama kali dihelat pada 1905, cikal bakal turnamen Australia Terbuka tersebut dimainkan di atas lapangan rumput. Tren itu awet hingga 1987.
Barulah sejak 1988 hingga saat ini, Australia Terbuka dikenal sebagai turnamen tenis lapangan keras.
Pergantian itu berimbas kepada dominasi para petenis. Tercatat hanya satu petenis yang bisa memenagkan gelar di lapangan rumput dan lapangan permukaan keras.
Di era modern ini, Australia Terbuka menyajikan laga-laga utama di dua lapangan, Hisense Arena dan Rod Laver Arena.
3. Dulu dihelat bergiliran di seantero Australia dan Selandia Baru
Di awal pelaksanaan, ajang tersebut bisa dihelat di bulan-bulan yang berbeda. Sebagai gambaran turnamen tersebut dilangsungkan pada bulan Januari di tahun 1919. Setahun kemudian berganti di tengah tahun.
Kemudian dijadwalkan pada bulan Agustus pada tahun 1923 dan tak pernah konsisten hingga 1977. Barulah mulai tahun 1977 dan selanjutnya menjadi agenda rutin di bulan Januari. Sejak tahun itu pula, Australia Open dihelat dua kali, Januari dan Desember setiap tahunnya.
Australia Terbuka pernah tak dimainkan satu kali, yakni di tahun 1986.
Tak hanya pindah-pindah waktu pelaksanaan pertandingan, tapi turnamen yang menjadi cikal bakal Australia Terbuka itu juga gonta-ganti lokasi. Setidaknya ada lima kota yang pernah jadi tuan rumah Australia Terbuka.
Sebagian besar turnamen itu dihelat di Melbourne tapi beberapa turamen dihelat di Hastings dan Chrischurch, di Selandia Baru, juga Perth, Brisbane, Adelaide, dan Sydney.
Nah, mulai tahun 1972 federasi tenis Australia menetapkan turnamen itu dilaksanakan di satu tempat permanen.
4. Panggung para juara dan legenda tenis
Dalam tiga dekade terakhir, Australia Terbuka digeber di Melbourne. Dari sana muncullah para juara yang jadi legenda tenis. Di antaranya, Kenneth Robert Rosewell, Roy Stanley Emerson, Mats Wilander, Rod Laver, Andre Agassi, Rafael Nadal, dan Roger Federer.
Di sektor putri juga muncul nama-nama petenis hebat. Di antaranya, Margaret Smiith, Nancy Wynne Bolton, Steffi Graf, Evonne Goolagong, Thelma Coyne, dan Martina Hingis.
5. Musim panas dan potensi dehidrasi
Australia Terbuka dihelat setiap Januari yang bertepatan dengan musim panas Australia. Di waktu-waktu itu suhu udara bisa mencapai 45 derajat celcius.
Tercatat, perhelatan di tahun 2007 menjadi Australia Terbuka paling panas. Tak sedikit para petenis yang dehidrasi.
Pengalaman itu membuat adanya aturan EHP atau kebijaakan panas ekstrim. Aturan itu membolehkan wasit menghentikan pertandingan ketika temperatur menjadi sangat tinggi. Nah, perhelatan di tahun ini Melbourne diprediksi sedang panas-panasnya.
(fem/a2s)











































