Semarak Penonton di Australia Terbuka

Catatan dari Melbourne

Semarak Penonton di Australia Terbuka

- Sport
Senin, 19 Jan 2015 18:13 WIB
Semarak Penonton di Australia Terbuka
Foto-foto: Getty Images
Melbourne - Rafael Nadal memancing gelak penonton yang memenuhi Rod Laver Arena. Petenis Spanyol itu seolah menegaskan kalau kehadirannya bukan cuma untuk berkompetisi tapi juga menjadikan Australia Terbuka sebagai hiburan publik setempat.

Nadal memulai langkah di Australia Terbuka dengan kemenangan. Dia pun ditodong untuk memberikan sedikit pernyataan soal hasil positif itu.

Ada yang menggelikan dalam wawancara di tengah lapangan Rod Laver Arena itu. Bisa jadi, memanfaatkan kesempatan Nadal yang sedang gembira, si penanya usil. Dia menanyakan soal pilihan kostum merah muda dan celana putih ala pesta kostum yang dikenakan Nadal dalam pertandingan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak pelak para penonton pun tergelak. Begitu pula Nadal. "Saya senang dengan warna menyala. Australia negara yang gembira, juga negara olahraga. Orang-orang di sini memberikan energi positif kepadaku, makanya ini tempat yang pas untuk mengenakan nuansa ini," ucap Nadal yang disambut tepuk tangan para penonton.

Ya, Australia Terbuka tak cuma pesta buat para petenis top. Ajang itu juga menjadi pesta penduduk Australia. Tua, muda, anak-anak, laki-laki, perempuan memenuhi tribun penonton.



Suasana di luar tiga stadion utama yang digunakan, Rod Laver, Hesanse, dan Margaret, juga jadi lokasi pesta. Panitia penyelenggara membuat suasana pesta sangat Australia. Bahkan, aspal di area turnamen ditutup karpet biru.

Tapi urusan kostum tak ada batasan. Ada yang berpakaian minim dengan celana pendek, tanktop atau malah para pria sudah tinggal celana pendek saking panasnya. Beberapa penonton malah berjaket tebal karena merasa kedinginan.

Dari pengamatan detiksport, aspek keamanan juga tidak rewel. Pemeriksaan tak banyak menghasilkan banyak "barang sitaan".

Tak sedikit yang berkostum khusus untuk memberikan dukungan kepada petenis kesayangan. Lengkap dengan bendera berukuran besar dan topi-topi khas negara asal.



Polah mereka juga benar-benar dalam keriangan pesta. Anak-anak muda bergerombol di atas lapangan rumput. Kebetulan cuaca sedang bagus-bagusnya berkisar 19-25 derajat celcius. Ada yang duduk, berjoget, dan tidur-tiduran. Ada pula yang menggelar kain panyai seolah sedang pesta kebun di sebuah lapangan. Iringan musik dari salah satu band lokal memeriahkan pesta itu.

Anak-anak juga punya daerah kekuasaan untuk berpesta sendiri. Mereka bisa memainkan banyak mainan di dalam fanzone dan tenda-tenda sponsor yang menyediakan macam-macam game.



Selain itu mereka juga punya misi khusus saat ada di dalam stadion. Mereka mengejar tanda tangan para pemain top usai pertandingan. Panitial menyediakan suvenir khusus untuk itu. Bola tenis yang besarnya sampai 10 kali lipat dari yang aseli.

Bagaimana para orang tua? Banyak yang datang karena memang negfans salah satu petenis jagoan. Tapi ada pula yang datang untuk kumpul-kumpul dan reuni kecil-kecilan. "Happy birthday......," ucap salah satu dari rombongan "oma opa" yang duduk di deretan bangku non VIP setelah pergantian set petenis Serbia Ana Ivanovic.

Pesta itu baru dimulai hari ini dan bakal bergulir hingga 1 Februari. Siap bergabung dengan pesta di Melbourne?

(fem/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads