Si Kembar Pliskova di Australia Terbuka, yang Kalah Malah Dapat Ucapan Selamat

Si Kembar Pliskova di Australia Terbuka, yang Kalah Malah Dapat Ucapan Selamat

- Sport
Rabu, 21 Jan 2015 12:03 WIB
Si Kembar Pliskova di Australia Terbuka, yang Kalah Malah Dapat Ucapan Selamat
Getty Images/Mark Kolbe
Melbourne - Karolina Pliskova dan Kristyna Pliskova adalah kembar identik yang sama-sama terjun di dunia tenis. Tetapi prestasi yang tidak identik lantas malah memunculkan kisah menarik.

Karolina dan Kristyna lahir di Louny, Republik Ceko, pada 21 Maret 1992 silam. Keduanya lalu tumbuh untuk menjadi petenis putri dan sempat sama-sama memperlihatkan performa menjanjikan, dengan Karolina menjuarai Australia Terbuka Junior pada tahun 2010 dan Kristyna menjuarai Wimbledon Junior juga di tahun yang sama.

Akan tetapi, pada prosesnya perjalanan karier keduanya sampai titik ini tidaklah selaras. Kendatipun pernah memenangi tiga gelar dobel bersama-sama, karier Karolina sudah meroket sementara Kristyna malah terbilang biasa-biasa saja. Sampai saat ini Karolina pun tercatat sudah menjuarai tiga titel nomor tunggal di WTA sedangkan Kristyna malah belum sama sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


(Foto: Getty Images/Victor Fraile)

Maka jadilah pada Januari ini Karolina berhasil menempati peringkat 20 WTA, yang terbaik dalam kariernya, dan menjadi unggulan di Australia Terbuka 2015. Kristyna? Ia masih tertahan di peringkat 131 WTA, dengan posisi 86 menjadi posisi terbaik yang ia capai Januari dua tahun lalu, dan harus tampil di Melbourne Park melalui fase kualifikasi.

Walhasil nasib keduanya di Melbourne Park pun kian kontras. Kalau Kristyna langsung tersingkir di pertandingan babak pertama fase kualifikasi, Karolina kini malah sudah mencapai babak ketiga usai secara beruntun menyisihkan Evgeniya Rodina 7-5, 6-1 dan Oceane Dodin 7-5, 5-7, 6-4. Unggulan 22 itu akan berjumpa unggulan 10 Ekaterina Makarova di partai babak ketiga.

Untuk si kembar identik, perbedaan prestasi ini lalu memunculkan kisah tersendiri. Unik, juga menggelitik.

"Mereka memberinya ucapan selamat saat aku menang dan itu bukan sebuah perasaan yang menyenangkan," keluh Karolina seperti dilansir New York Times.

"Ia kalah, dan aku menang, dan orang-orang malah mengucapkan selamat kepada dirinya. Itu berat, tapi aku akan baik-baik saja," ceplosnya.



(krs/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads