Pada partai pertama babak kualifikasi sektor putri ini, βRusydina Antardayu Riodingin yang menjadi tunggal pertama Granular Thailand berhasil mengamankan poin pertama setelah menang 21-18, 21-16 atas βMilicent Wiranto dari Suryanaga Surabaya.
Di partai berikutnya ganda pertama Suryanaga, Devi Tika Permatasari+Keshya Nurvita Hanadia, menyamakan kedudukan berkat kemenangan 21-14, 21-11, atas pasangan Granular, Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertarungan bertambah sengit setelah Granular menyamakan kedudukan berkat kemenangan Pataimas Muenwong/Chayanit Chaladchalam atas Meliana Jauhari/Ni Ketut Mahadewi dengan 14-21, 21-21, dan 21-18, untuk membuat kedudukan jadi 2-2.
Di partai penentu Mayu Sekiya yang berkiprah untuk Suryanaga Surabaya menang 21-15, 21-11 atas Chananchida Jucharoen dari kubu Granular untuk memastikan kemenangan timnya.
Bicara usai pertandingan, Manajer Suryanaga Surabaya Biniawati menyatakan kegembiraannya meskipun hasil kemenangan tersebut sedikit meleset dari target yang sudah dicanangkan.
"Target kami di pertandingan pertama ini memang menang dengan skor 4-1. Harapan kami di nomor ganda menang dua-duanya, tapi hasil di lapangan jadi 3-2," ujarnya.
"Khusus Meliana Jauhari dan Ni Ketut Mahadewi . Ini baru pertama kali kami pasangkan. Kebetulan Ketut juga baru pertama bermain di liga beregu. Ya, ini bisa jadi pembelajaran juga untuk kedepannya," tambahnya.
(mcy/krs)











































