Banyak pemain top berpartisipasi di Djarum Superliga badminton 2015. Hanya saja, pemain putri terbaik Indonesia spesialis nomor ganda, Liliyana Natsir, absen. Kenapa?
"Butet (panggilan Liliyana) tidak dibawa karena sebelumnya kami sempat bertanya kepada dia, dan dia bilang tidak punya tenaga yang cukup untuk main di ganda putri. Jadi mau fokus di ganda campuran saja," kata manajer tim Djarum Kudus, Fung Permadi, Senin (26/1/2015).
"Dan, kebetulan pelatihnya juga bilang, mereka ingin memanfaatkan waktu full satu minggu ini untuk mempersiapkan hal yang lebih besar," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Butet, pemain nasional tunggal putri Linda Wenifanetri juga urung mengikuti Superliga, menyusul cedera kaki yang masih membekapnya.
Padahal seharusnya ia memperkuat Suryanaga Surabaya bersama rekannya Aprilla Yuswandari, Febby Angguni, Mayu Sekiya, Milicent wiranto, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Meirisa Cindy Sahputri, Devi Tika Permatasari, Keshya Nurvita Hanadia, dan Meilina Jauhari.
"Linda belum datang ke sini (Bali) karena masih cedera. Jadi kami belum tahu bisa main kapan. Saat ini ia masih dalam pemulihan," kata manajer tim Suryanaga, Biniawati.
Hari ini Djarum Superliga Badminton 2015 memasuki hari kedua pertandingan. Turnamen berskala internasional ini akan berlangsung hingga 1 Februari di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali.
(mcy/a2s)
