Petenis unggulan ketiga Rafael Nadal gagal ke semifinal dikalahkan unggulan ketujuh Tomas Berdych. Nadal mengaku tidak bermain di level terbaiknya sedangkan Berdych tampil lebih baik.
Nadal menyerah dari Berdych tiga set langsung 2-6, 0-6, 6-7(5) dalam pertandingan perempatfinal di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Selasa (27/1/2015). Hasil ini membuat petenis kidal Spanyol itu gagal maju ke final Australia Terbuka tiga kali berturut-turut.
Di pertandingan itu, Berdych mendominasi Nadal. Statisik memperlihatkan bahwa petenis Republik Ceko ini mengemas 10 ace, menghasilkan poin di 82 persen servis pertamanya. Berdych juga mencetak 46 winners dan hanya melakukan 21 unforced error.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku merasa baik-baik saja," jawab Nadal di situs resmi turnamen. "Ini hanya bukan hariku. Ini adalah hari di mana lawanku bermain lebih baik dariku."Sebelum set ketiga, aku tidak bermain dengan rasa percaya diri yang tepat, intensitas yang tepat, dan bermain sangat pendek."
"Anda harus bermain baik melawan seorang pemain seperti Berdych. Dia adalah petenis top dan hari ini dia bermain lebih baik dariku. Itulah olahraga."
"Terkadang, hampir setiap waktu, sederhana saja: pemain yang bermain lebih baik, yang lebih baik menjaga ritme, konsentrasi, membuat lebih sedikit kesalahan, adalah pemain yang lebih sukses. Dan hari ini pemain itu adalah Tomas," kata peraih 14 titel Grand Slam ini.
Kekalahan ini sekaligus menodai rekor apik Nadal atas Berdych. Sebelumnya, Nadal selalu menang di 17 pertemuan secara berturut melawan Berdych.
(rin/krs)











































