Di Djarum Superliga Badminton 2015, Yong Dae memperkuat Musica Champions Kudus. Setelah absen pada laga melawan Hitachi Jepang, Senin (26/1/2015), Yong Dae akhirnya turun ke lapangan pada hari berikutnya saat Musica melawan Suryanaga Surabaya.
Berpasangan dengan pemain Rusia Vladimir Ivanov, Yong Dae turun di partai kedua. Yong Dae/Ivanov sukses mengatasi perlawanan Rian Agung Saputro/Tri Kusumawardhana 21-15, 21-15.
Sejak Yong Dae masuk ke lapangan, para penonton wanita yang memadati tribune GOR Lila Bhuana, Denpasar, sudah berteriak-teriak memanggil namanya. Mereka tak kuasa menahan histeria karena bisa bertemu langsung dengan pemain pujaan mereka itu.
"Saya memang nunggu banget untuk bisa nonton Lee Yong Dae dari dekat. Tapi sayang nggak bisa foto bareng," kata seorang penonton, Anita Sari (22 tahun), sambil menunjukkan ekspresi sedih.
Hal yang sama diungkapkan oleh penonton lainnya, Suci Adnyani. Mahasiswi salah satu universitas di Bali ini mengaku bahagia bisa melihat permainan Yong Dae secara langsung.
"Senang. Senangnya gak bisa diungkapkan kata-kata," katanya dengan antusias.
Ketika ditanya soal alasan menyukai Yong Dae, baik Anita maupun Suci kompak mengatakan Yong Dae keren.
"Iya, dia keren, cakep, dan saya juga senang dengan K-Pop jadinya ya gitu...," Anita sambil tersenyum malu.
Dari pengamatan detikSport, hari ketiga Djarum Superliga Badminton 2015 lebih ramai dari hari-hari sebelumnya. Menurut Direktur Badan Superliga, Achmad Budiarto, penonton yang hadir memang cukup banyak. Ada sekitar 1.400 orang, sementara kapasitas GOR Lila Bhuana adalah 1.500 orang.
"Lihat sekarang saja sudah banyak banget orangnya. Ya, mungkin salah satunya karena Lee Yong Dae," kata Achmad.
Tak hanya penonton yang membludak, komposisi tempat duduk VIP yang awalnya berada di bagian tengah-tengah Selatan, harus dipindah ke atas karena ternyata bagian belakang tempat duduk VIP menghalangi penonton yang dibelakanganya.
"VIP sengaja kami pindahkan ke paling atas karena (ternyata) penonton yang di belakang bangku VIP nggak bisa melihat ke lapangan. Makanya kami pindah. Tapi arahnya tetap sama di selatan, menghadap barat," katanya.
(mcy/mfi)











































