Sukses ke Final Jadi Pembelaan Murray untuk Mauresmo

Australia Terbuka

Sukses ke Final Jadi Pembelaan Murray untuk Mauresmo

- Sport
Jumat, 30 Jan 2015 08:04 WIB
Sukses ke Final Jadi Pembelaan Murray untuk Mauresmo
Getty Images/Wayne Taylor
Melbourne -

Keberhasilan Andy Murray melaju ke final Australia Terbuka 2015 dijadikan alat pembelaannya untuk sang pelatih, Amelie Mauresmo. Kata siapa wanita tidak bisa menjadi pelatih bagus, ucap Murray.

Murray menunjuk Mauresmo sebagai pelatihnya untuk menggantikan Ivan Lendl pada 2014 silam. Media Inggris, Guardian, menyebut penunjukan ini sebagai langkah bersejarah untuk Murray.

Kendati demikian, bukan berarti keraguan tidak muncul. Penunjukan Mauresmo, yang pernah menjuarai Australia Terbuka pada 2006, disebut bisa berujung luar biasa atau malah jadi bencana sekalian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Murray membela pelatihnya itu usai menyingkirkan Tomas Berdych di semifinal kemarin, Kamis (29/1). "Banyak yang mengritik saya ketika saya menunjuknya," ujar Murray seperti dilansir NY Times.

"Saya pikir, hasil sepanjang pekan ini menunjukkan bahwa seorang wanita juga bisa menjadi pelatih yang bagus," lanjut petenis kelahiran Glasgow, Skotlandia, tersebut.

Masuknya Mauresmo menjadi pelatih juga sempat menimbulkan polemik di belakang layar. Kabarnya, dia berpisah dari partner berlatihnya, Dani Vallverdu, dan pelatih kebugarannya, Jez Green, lantaran keduanya merasa tidak dimintai konsultasi mengenai penunjukan Mauresmo.

Vallverdu kemudian menangani Berdych. Murray dan Vallverdu pun "bereuni" pada pertandingan melawan Berdych kemarin.

Murray sempat mendapatkan beberapa pertanyaan menyoal Vallverdu. Namun, dia memilih untuk menjawab secara diplomatis.

"Saya dan Dani sudah berteman sejak kami berusia 15 tahun. Saya pikir, pembahasan mengenai ini tidak adil dan tidak terlalu penting," kata petenis berusia 27 tahun ini.

Murray melaju ke final usai mengalahkan Berdych 6-7(6), 6-0, 6-3, dan 7-5. Di final Murray akan menghadapi pemenang antara unggulan pertama asal Serbia Novak Djokovic dengan unggulan empat asal Swiss Stanislas Wawrinka.

(roz/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads