Gelar nomor ganda campuran All England senantiasa jadi milik Tontowi/Liliyana sejak kali pertama merebutnya tahun 2012. Tahun lalu keduanya pun mencatatkan hat-trick dengan kembali mempertahankan gelar tersebut.
Tahun ini keduanya akan kembali beraksi di All England. Harapannya tentu saja mereka bisa juara lagi, mengingat adanya target minimal meraih dua gelar di ajang yang berlangsung di Birmingham 3-8 Maret mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, tidak bisa kami hindari memang karena kenyataannya begitu. Saya sih ambil positifnya, saya masih diandalkan, saya masih dipercaya, ya saya akan buktikan itu. Tapi seperti yang saya bilang saya hanya bisa berusaha, yang menentukan tetap Tuhan. Kalau memang dikasih jalan, pasti mulus saja ke podium juara," sebutnya.
Harapan menjadi yang terbaik lagi di nomor ganda campuran All England, sekaligus merebut gelar juara untuk kali keempat beruntun, sedikit-banyak niscaya memberi beban tersendiri. Apalagi ada istilah kalau mempertahankan lebih sulit daripada merebut. Untuk itulah Liliyana pun menegaskan sudah punya pola pikir beda dalam usaha teranyarnya jadi juara.
"Beban? mungkin disiasatinya tidak dengan kata mempertahankan tapi merebut, Jadi mindset-nya diubah. Sebab persiapan sudah bagus, lawannya juga bagus, tapi sebagai juara bertahan pasti mental yang diuji," tegas Liliyana.
Di sektor ganda campuran All England kali ini PBSI juga bakal menurunkan tujuh pasangan campuran lain. Dari tujuh pasangan itu tiga di antaranya sudah mulai memperlihatkan potensi, yakni Riky Widianto/Richi Puspita Dili, Praveen Jordan/Debby Susanto, dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Riky/Richi meraih gelar juara di India Open Januari kemarin, Praveen/Debby runner-up Malaysia Master Grand Prix Gold, dan Edi/Gloria meraih juara di Austria Open. Hal ini pun disambut baik Liliyana.
"Ya pastilah. Dengan usia saya yang tahun ini masuk kepala tiga pasti ada keinginan mix double jangan sampai habislah. Harus ada penerus. Bukan target juara, tapi minimal kasih kejutanlah untuk pemain dibawah," ujarnya.
"Ya, kami lihat ada Praveen/Debby, Richi/Riky, dan Edi/Gloria. Saya sih berharap mereka buat kejuatan di All England nanti, mengalahkan yang unggulan atau apalah. Itu sudah menjadi prestasi yang luar biasa dari mereka. Memang kami tetap menjadi andalan, tapi syukur-syukur mereka bisa saling bantu untuk kami bisa sampai ke puncak," harap Liliyana.
(mcy/krs)











































