Tekad Greysia Polii Jawab Tantangan di Piala Sudirman

Tekad Greysia Polii Jawab Tantangan di Piala Sudirman

- Sport
Selasa, 05 Mei 2015 17:15 WIB
Tekad Greysia Polii Jawab Tantangan di Piala Sudirman
PORNCHAI KITTIWONGSAKUL/AFP/Getty Images
Jakarta - Seiring kesuksesan di Asian Games, Greysia Polii/Nitya Krishinda tak bisa dipandang sebelah mata lagi. Mereka pun siap menjawab tantangan di Piala Sudirman kali ini.

Greysia dan Nitya sudah sudah berulang kali menjadi skuat pasukan 'Merah Putih' dalam kejuaraan beregu. Dengan pengalaman panjang dan menjadi juara di Asian Games 2014 di Korea Selatan, sudah saatnya Greysia bersama pasangan, Nitya, konsisten menyumbang poin.

Tantangan terdekat ada di Piala Sudirman yang bergulir mulai 10-17 Mei di Dongguan, China. Dalam ajang itu, ganda putri mempunyai tugas spesial. Bisa menjadi penentu laju tim atau sama sekali tak dimainkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ya, jika format pertandingan dijalankan dengan urutan normal maka ganda putri akan dimainkan di partai keempat. Partai itu membuat ganda putri bakal mempunyai tugas berat sebagai penentu atau malah tak dimainkan jika tim sudah unggul atau kalah telak 3-0.

Tapi, bisa jadi dimainkan dengan formasi berbeda. Dengan komposisi tim yang kurang lebih sama dengan dua tahun lalu--bertumpu ganda putra dan ganda campuran--bisa jadi Indonesia bakal kembali meracik strategi di perempatfinal 2013. Format pertandingan dibuat tak normal dengan menurunkan Liliyana Natsir dalam dua partai. Maka, ganda campuran yang dipasang pertama dan ganda putri terakhir.

Kala itu, ganda putri Liliyana/Nitya menjadi tumpuan setelah hasil imbang 2-2 dengan China. Akhirnya Liliyana/Nitya kalah dan tersingkirlah Indonesia.

"β€ŽRasanya main di partai keempat itu sebenarnya antara main apa enggak. Tapi bisa juga jadi penentu, bisa jadi penyelamat supaya poinnya jadi 2-2, atau jika sudah leading 2-0. Jadi semua tergantung situasi. Makanya menurut saya main di partai keempat itu justru yang harus lebih siap," kata Greysia.

"Sejauh ini persiapan baik. Kami percaya dengan kekuatan dan materi pemain yang sudah dipilih. Pengurus pasti belajar dari 2013 dan tim yang ada ini sudah yang paling baik. Sekarang dengan ada tim junior, ya ini menjadi bagian dari proses investasi buat mereka juga. Karena kedepannya mereka akan menjadi andalan," tambah dia. β€Ž

"Seperti saya, saya enggak bisa bilang perbaikan hanya pada Nitya saja, meski ia baru pulih dari cedera. Tapi perbaikan harus dari diri kita berdua. Bagaimana cara kami mengembalikan kepercayaan diri setelah Asian Games kemarin," ucap pemain 27 tahun itu.

(mcy/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads