Sudah Enam Kali Indonesia Terhenti di Semifinal Piala Sudirman

Sudah Enam Kali Indonesia Terhenti di Semifinal Piala Sudirman

- Sport
Sabtu, 16 Mei 2015 16:25 WIB
Sudah Enam Kali Indonesia Terhenti di Semifinal Piala Sudirman
Jakarta -

Untuk kali keenam, langkah Indonesia di Piala Sudirman harus terhenti di babak empat besar. Untuk kali kedua beruntun, 'Merah Putih' dijegal oleh China.

Tim Indonesia harus mengakui keunggulan China yang dihadapi dalam partai babak empat besar Piala Sudirman pada tahun ini. Bermain di depan publiknya sendiri, China menang 3-1 atas Indonesia, Sabtu (16/5/2015).

Indonesia sebenarnya mengawali dengan menjanjikan setelah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menundukkan Cai Yun/Fu Haifeng dengan dua game langsung 21-16 dan 21-17 dalam partai yang cuma berjalan 33 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, malapetaka kemudian terjadi di partai kedua setelah Bellaetrix Manuputty mengalami cedera sehingga harus mundur setelah bertanding tujuh menit saja. Bella mundur dalam keunggulan 5-3 atas pebulutangkis putri terbaik dunia Li Xuerui.

Berikutnya di partai ketiga Jonatan Christie harus mengakui keunggulan tunggal putra nomor satu Chen Long. Pebulutangkis Indonesia berusia 17 tahun itu kalah 10-21 dan 15-21. Hasil itu sekaligus membuat Indonesia berbalik tertinggal 1-2 dari China.

Dengan situasi tersebut, Indonesia butuh kemenangan di partai keempat demi bisa menjaga asa. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang turun untuk menjaga harapan tersebut.

Greysia/Nitya sebenarnya mengawali dengan bagus setelah mampu merebut game pertama. Tetapi pada akhirnya mereka harus mengakui ketangguhan Tang Yuanting/Yu Yang yang dihadapi di partai tersebut. Greysia/Nitya tunduk 21-17, 17-21, dan 15-21.

Hasil tersebut membuat Indonesia harus puas melaju sampai babak empat besar saja di ajang kali ini, seperti halnya pada tahun 2011, 2009, 2003, 1999, dan 1997.

Dari empat keikutsertaan terakhir di ajang Piala Sudirman, sudah tiga kali Indonesia tersisih di semifinal--dengan pengecualian pada tahun 2013 ketika kandas di perempatfinal, juga di tangan China.

Kini Indonesia mesti menatap Australia dua tahun mendatang demi mendapat peluang berikutnya untuk menjuarai Piala Sudirman--yang diambil dari nama pebulutangkis legendaris Indonesia yang juga pendiri PBSI, Dick Sudirman.

Indonesia di Piala Sudirman
1989 – Juara
1991 – Runner-up
1993 – Runner-up
1995 – Runner-up
1997 – Semifinalis
1999 – Semifinalis
2001 – Runner-up
2003 – Semifinalis
2005 – Runner-up
2007 – Runner-up
2009 – Semifinalis
2011 – Semifinalis
2013 – Perempatfinalis
2015 – Semifinalis

(krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads