Kandas di Piala Sudirman, para pebulutangkis Indonesia dalam waktu dekat akan menghadapi tiga event besar, termasuk dua yang dihajat di negeri sendiri.
Pada 2-7 Juni mendatang Jakarta menjadi tuan rumah Indonesia Open Superseries Premier. Dua bulan setelahnya Jakarta juga akan menggelar Kejuaraan Dunia BWF, tepatnya pada 10-16 Agustus.
Karena dimainkan di kandang sendiri, kans meraih prestasi semestinya lebih besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara Indonesia Open dan World Badminton Championship ada kejuaraan lain yang mengatasnamakan negara, yaitu SEA Games di Singapura, yang akan dihelat 5-16 Juni mendatang.
Di SEA Games sebelumnya (2013) kontingen "Merah Putih" meraih tiga medali emas atas nama Bellaetrix Manuputty (tunggal putri), Angga Pratama/Rian Agung Saputro (ganda putra), dan Muhammad Rijal/Debby Susanto (ganda campuran). Selain itu Indonesia juga merebut 3 medali perak dan 1 perunggu.
Setelah Piala Sudirman, kejuaraan beregu lain yang akan menjadi tantangan buat Indonesia adalah Piala Thomas - Uber 2016 di Kunshan (Tiongkok), serta Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro (Brasil).
"Maafkan kami semua terutama saya yang belum bisa menyumbangkan point, dan belum bisa membawa pulang Piala Sudirman ke tanah air!!" demikian ucap pemain tunggal putra, Jonatan Christie, lewat akun twitter-nya, usai kekalahan Indonesia atas Tiongkok di semifinal Piala Sudirman hari ini.
Dan Terima kasih kepada masyarakat INDONESIA semua yg sudah support dan memberikan doa untuk team sudirman Indonesia tahun ini. βΊοΈπ
β Jonatan Christie (@jonatan979) May 16, 2015










































