Tim Piala Sudirman "Merah Putih" terhenti di babak semifinal usai ditaklukkan juara bertahan dan juga tuan rumah, China, dengan skor 1-3, hari Sabtu (16/5) kemarin.
Menanggapi itu, Menpora yang sempat memberikan dukungan langsung di Dongguan saat Indonesia bertanding melawan Denmark, tetap mengapresiasi perjuangan dari Liliyana Natsir dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSebelumnya, mantan pemain nasional, Verawaty Fajrin, menyoroti soal ketidakseriusan dalam regenerasi. Proses yang berjalan lambat ditenggarai bukan karena PBSI saja sebagai pengurus bulutangkis, tapi juga peran pemerintah yang dinilai kurang.
β"Kami akan terus mendorong agar Ragunan kembali seperti dulu menjadi tempat bagi lahirnya juara dunia," ucap Vera.
Imam pun berharap agar kegagalan ini menjadi motivasi untuk lebih bekerja keras lagi, utamanya untuk mengembalikan emas Olimpiade di Rio βde Janeiro, Brasil, tahun depan.
β"Saya minta kepada PBSI untuk mengembalikan tradisi emas di Olimpiade Brasil 2016β," harapnya.
(mcy/a2s)











































