BCA Indonesia Open 2015 akan bergulir mulai 2-7 Juni di Istana Olahraga (Istora), Senayan, Jakarta. Dua tantangan besar kembali dihadapkan kepada penyelenggara. Pertama melanjutkan sukses menjadi tuan rumah. Kedua, gelaran tahun ini para pebulutangkis Indonesia diharapkan bisa meraih titel.
Keinginan itu disampaikan langsung oleh Jahja Setiaatmadja, presiden direktur BCA, dalam konferensi pers di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (25/5/2015) siang.
"Kami kembali memberikan dukungan untuk Indonesia Open. Secara total sampai Rp 20 miliar. Kami puas bisa menjadi penyelenggara terbaik di dunia tahun lalu. Kali ini kami juga ingin tak cuma hanya sukses menjadi penyelenggara, tapi juga prestasi," kata Jahja, yang perusahaannya adalah sponsor utama event sejak 2014.
"Tahun lalu para pemain menunjukkan mental kurang baja. Waktu masuk final, pemain kita gugupnya kehilangan banget. Pemain lawan dengan santai bawa bunga, sebar-sebar kepada penonton. Mereka masih mempunyai kesempatan mencari simpati dari penonton.
"Bisa menjadi sponsor berarti mendukung agar tercipta suatu juara yang bisa mengakibatkan bibit-bibit baru bermunculan. Kami ingin melihat muncul nama-nama baru.
"Kita juga harus menghargai semangat para penonton yang sudah menggemuruhkan Istora. Begitu tinggi semangat mereka mendukung para atlet," ucap pria berkaca mata itu.
Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan menyambut tantangan itu dengan positif. Dia berpesan agar para pemain bisa meraih titel.
"Ini turnamen yang sangat bergengsi, satu dari enam Super Series Premier yang dijadikan acuan oleh komunitas bulutangkis dunia. Kami ingin mengulang kesuksesan organisasi (turnamen). Selain itu, kami ingin memberikan kesuksesan di segi prestasi sebagai bukti sukses pembinaan saat ini. Lagipula, event ini menjadi cermin kami untuk menunjukkan sukses tidaknya seorang atlet memberikan tongkat prestasi," jelas mantan menteri perdagangan itu.
Tahun lalu hasil terbaik dibukukan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Pasangan terbaik ganda campuran tanah air itu menjadi runner-up.
(Femidiah/Andi Abdullah Sururi)











































