Firman memang baru kali ini mendapatkan kesmepatan tampil di Indonesia Terbuka. Tentu saja dengan peringkat saat ini, pebulutangkis asal PB Mutiara Bandung tersebut harus merangkak lewat kualifikasi.
Hanya saja, di babak pertama kualifikasi yang akan bergulir pada Selasa (2/5/2015), Firman malah harus dihadang oleh rekan dia di tim Piala Sudirman lalu, Jonatan Christie. Firman bertekad untuk menang atas Jonatan demi meretas jalan ke babak utama.
Dua pemain itu berjumpa dua kali dalam turnamen resmi. Firman pernah menang di Palembang Gold Grand Prix 2014 tapi kemudian kalah pada Kejuaraan Nasional di tahun yang sama. Pertemuan tak resmi paling anyar terjadi pada simulasi tim Sudirman. Kala itu, Firman juga kandas.
"Kami sudah biasa saling bertemu, di latihan ataupun di turnamen resmi. pernah kalah itu justu menjadi tantangan saya buat membuktikan kalau saya bisa membalas besok," kata Firman di sela-sela latihan menjelang Indonesia Open di Istora, Minggu (31/5/2015) sore.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin. Sejauh ini persiapan sudah oke. Beberapa kali saya nambah latihan sendiri menjelang Indoensia Open. bagaimanapun ini turnamen perdana buat saya, makanya tak boleh dilewatkan begitu saja. Tinggal soal mental karena saya kadang-kadang kehilangan fokus," ucap pemain peringkat 66 dunia itu.
(Femidiah/Andi Abdullah Sururi)











































