Ketika Istora Justru Angker buat Pebulutangkis Tuan Rumah

BCA Indonesia Open 2015

Ketika Istora Justru Angker buat Pebulutangkis Tuan Rumah

Andi Abdullah Sururi - Sport
Senin, 01 Jun 2015 17:24 WIB
Ketika Istora Justru Angker buat Pebulutangkis Tuan Rumah
Jakarta - Istora sudah dikenal sebagai salah satu arena dengan atmosfer penonton paling 'gila' di dunia bulutangkis. Sayangnya, di sini pemain-pemain tuan rumah justru sedang sulit jadi juara.

Setidaknya, dalam delapan tahun terakhir tidaklah banyak wakil Indonesia yang bisa menapak podium juara di Indonesia Open. Contohnya tahun lalu (2014), lagu Indonesia Raya bahkan tidak berkumandang barang sekali pun. Satu-satunya finalis tuan rumah, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, tumbang di partai puncak dari ganda putra Korea Selatan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong.

Padahal, sejak digulirkan di tahun 1982, Indonesia Open selalu jadi turnamen empuk bagi para pebulutangkis Indonesia. Taufik Hidayat, misalnya, sampai juara enam kali di turnamen kandangnya ini.

Periode terburuk adalah edisi 2009 sampai 2011, ketika tidak satu pun nomor dimenangi pemain-pemain Indonesia.

Tahun ini ada total 66 wakil Indonesia di BCA Indonesia Open, termasuk yang akan mengikutinya via babak kualifikasi. Semoga tahun ini Istora lebih berpihak pada pemain-pemainnya sendiri.

Daftar juara Indonesia Open lima tahun terakhir:

Tunggal putra
2014: Jan O Jorgensen (Denmark)
2013: Lee Chong Wei (Malaysia)
2012: Simon Santoso (Indonesia)
2011: Lee Chong Wei (Malaysia)
2010: Lee Chong Wei (Malaysia)

Tunggal putri
2014: Li Xuerui (China)
2013: Li Xuerui (China)
2012: Saina Nehwal (India)
2011: Wang Yihan (China)
2010: Saina Nehwal (India)

Ganda putra
2014: Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea)
2013: Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Indonesia)
2012: Lee Yong Dae/Jung Jae Sung (Korea)
2011: Cau Yun/Fu Haifeng (China)
2010: Fang Chieh Min/Lee Seng Mu (Taiwan)

Ganda putri
2014: Tian Qing Zhao Yunlei (China)
2013: Bao Yixin/Cheng Su (China)
2012: Kim Min Jung/Lee Hyo Jung (Korea)
2011: Chin Eei Hui/Wong Pei Tty (Malaysia)
2010: Vita Marissa/Liliyana Natsir (Indonesia)

Ganda campuran
2014: Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark)
2013: Zhang Nan/Zhao Yunlei (China)
2012:Sudket Prapakamol/Saralee Thungthongkam (Thailand)
2011: Zhang Nan/Zhao Yunlei (China)
2010: Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk (Polandia)

(a2s/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads