Angga/Ricky bertarung sepanjang 34 menit pada pertandingan babak pertama di Istora, Senayan, Rabu (3/6/2015). Meski mendapatkan dukungan penuh dari penonton, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan Fu/Zhang dengan skor 22-24, 11-21.
Pada pertemuan sebelumnya di final Singapore Open Super Series 2015, Angga/Ricky membuat kejutan dengan mengalahkan Fu/Zhang dan tampil sebagai juara. Tapi, kali ini mereka gagal mengulanginya.
"Mereka punya permainan depan yang lebih bagus, sementara kami banyak ragu-ragu. Padahal di awal permainan sudah enak mainnya, tetapi di akhir kami kurang fokus. Lawan tampaknya juga sudah mempelajari permainan kami di pertemuan sebelumnya," tutur Angga.
"Kekalahan di game pertama sangat berpengaruh buat kami karena kalahnya dengan poin yang mepet sekali. Sebaliknya, lawan makin percaya diri setelah menang game pertama. Pelajaran yang kami petik dari pertandingan ini adalah kami harus lebih fokus dan kalau di bawah tekanan jangan sampai blank," kata Ricky menambahkan.
Sementara itu, Markis Kido/Agripinna Prima Rahmanto Putra tak mampu membendung unggulan teratas asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Mereka kalah lewat rubber game dengan skor 21-14, 13-21, 14-21.
Pada laga lainnya, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf lolos ke babak kedua setelah menaklukkan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia) dengan skor 21-15, 11-21, 21-16. Wahyu/Ade selanjutnya akan melawan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark).
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juga lolos. Mereka menang atas Yu Lin Chia/Wu Hsiao-Lin (Taiwan) 21-12, 21-14 dan selanjutnya akan menghadapi Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan atau Andrew Ellis/Peter Mills.
Dari nomor tunggal putri, Maria Febe Kusumastuti memenangi pertarungan dengan sesama pemain Indonesia. Febe menundukkan Ruselli Hartawan 21-19, 21-14 dan akan melawan Sung Ji Hyun atau Yip Pui Yin di babak kedua.
(mfi/mrp)











































