Tommy kalah setelah bertarung sepanjang tiga gim di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015). Merebut gim pertama lebih dulu, Tommy akhirnya takluk 21-16, 20-22, 19-21 dalam waktu 1 jam 22 menit.
Tommy sebenarnya sempat punya kans untuk menang setelah meraih match point di gim kedua. Tapi pemain peringkat 16 itu tak mampu memaksimalkannya hingga akhirnya terpaksa bermain tiga gim.
"Saya hampir menang tapi akhirnya kalah tentu sedih ya. Harusnya tadi saya bisa menang dengan pertandingan dua game tapi ternyata berubah," kata Tommy.
Pertandingan tersebut amat menguras tenaga kedua pemain. Tapi Tommy mengakui kalau staminanya di hari ini tidak maksimal karena sebelumnya juga sudah bertarung tiga gim melawan Lin Dan.
Sehari sebelumnya, Tommy melakoni laga ketat melawan Lin Dan di babak pertama. Tommy bertanding selama satu jam 17 menit untuk mengalahkan pebulutangkis China itu.
"Stamina saya hari ini juga tidak sekuat kemarin karena memang waktu melawan Lin Dan cukup banyak menghabiskan energi. Tapi saya coba berusaha maksimal meski di second game justru mengubah semuanya," kata Tommy.
"Saya juga kurang mempersiapkan pertandingan untuk set ketiga. Saya mengikuti permainan lawan. Ya saya lihat Marc lelah juga, saya juga tahu keadaan saya tidak baik. Tapi dia lebih menahan dengan keadaan poin demi poin berusaha lebih menekan dibanding saya yang sekadar mengikuti permainan di set ketiga saja."
"Ini juga ada faktor lucky juga. Mungkin lawan juga ada perasaan beruntung karena itu bola mati, dia cuma lepas badan dan bola akhirnya out. Saya juga harus bisa menerima itu," imbuhnya.
(mcy/nds)











































