Febe sebenarnya memulai pertandingan di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2015), dengan baik. Dia merebut game pertama dengan skor 21-16. Sayangnya, dia menyerah 16-21 di game kedua.
Di game ketiga, Febe sempat unggul tujuh poin dalam kedudukan 16-9. Tapi, dia tertahan di angka 16, sementara Hashimoto merebut sepuluh poin secara beruntun.
Febe kemudian bisa menyamakan skor menjadi 19-19 dan bahkan berada di ambang kemenangan saat kedudukan 20-19. Sayangnya, dia gagal memaksimalkannya dan akhirnya harus mengakui keunggulan Hashimoto.
"Ada kontraksi di paha kanan bagian depan. Sudah mulai terasa nyeri sejak kualifikasi. Di babak kedua ada satu dua gerakan yang nggak enak," jelas pelatih Febe, Agus Dwi Santosa.
"Kalau kondisi normal, dengan dukungan yang begini besar harusnya bisa menang. Ini bukan cedera bawaan," tambahnya.
Kekalahan Febe membuat tak satu pun tunggal putri Indonesia lolos ke semifinal. Sebelumnya, Linda Wenifanetri juga tersisih di perempatfinal setelah kalah dari Ratchanok Intanon 7-21, 6-21.
(mfi/rin)











































