Di babak perempatfinal BCA Indonesia Open Superseries Premier di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2015), Momota sempat kehilangan gim pertama. Setelah menguasai keadaan di gim kedua, Momota akhirnya bisa menutup pertandingan dengan skor 13-21, 21-16, 21-15.
Momota bahkan bisa unggul 0-8 lebih dulu di gim ketiga. Anthony pun kesulitan untuk mengejar angka.
"Itu tadi sebuah pertandingan yang luar biasa antara dua atlet muda. Sebagai juara dunia junior tahun 2012 saya terkejut dengan kemampuan di gim pertama," kata Momota usai pertandingan.
"Memasuki babak kedua saya mulai bisa lebih sabar. Begitu pula di gim ketiga. Di gim ketiga itu sudha bukan pertarungan fisik tapi sudah adu mental. Saya cuma menang pengalaman.
"Dia mempunyai kecepatan dan refleks yang bagus. Tinggal pengalaman saja yang harus ditingkatkan," ucap dia.
(fem/cas)











































