Nitya/Greysia melaju ke final setelah mengalahkan ganda putri China, Yu Yang/Zhong Qianxin. Mereka menang 20-22, 21-12, 21-14 pada laga yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2015).
Bagi Greysia/Nitya lolos ke babak final ini merupakan kali pertama. Pada Indonesia Open 2013, unggulan ketujuh ini hanya mampu melaju sampai babak perempatfinal. Sementara pada perhelatan tahun 2014, mereka hanya melaju sampai babak kedua.
Nitya pun mengakui jika tingkat kepercayaan dirinya dan Greysia meningkat saat bertanding di babak semifinal tadi. Tak hanya karena hasil yang mereka peroleh saat di Asian Games kemarin, keduanya juga mengaku mendapat sokongan motivasi dari pelatih sebelum bertanding.
"Ya, memang kami cuma mau refresh setiap pertandingan karena biasanya kita selalu kalah. Motivasinya adalah benar kepercayaan diri sewaktu Asian Games 2014 kemarin itu ada banget. Jadi setelah itu kami ingin konsisten lagi dalam permainan dan lebih kontrol serta kedewasaan dalam bermain. Dan itu semua ternyata bisa disalurkan apa yang diberikan pelatih kepada kami," kata Greysia.
"Pelatih selalu bilang jangan pernah takut dengan kekuatan lawan karena toh lawan juga pasti takut sama kita. Itu sih yang akhirnya membuat kita lebih percaya diri saat bertanding tadi," timpal Nitya.
"Begitu dengan pertandingan ke depan. Kami selalu yakin bisa juara. Tinggal kitanya saja mempersiapkan diri dan percaya diri sama kekuatan yang kita punya," lanjut Nitya.
Di final, Nitya/Greysia akan menghadapi Tang Jinhua/Tian Qing. Nitya/Greysia jadi satu-satunya wakil Indonesia di final setelah ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan ganda putra, M. Ahsan/Hendra Setiawan, tersingkir di semifinal.
(mcy/roz)











































