Memainkan laga final di lapangan Philippe-Chatrier, Sabtu (6/6/2015) malam WIB, Serena mengawali dengan nyaman. Dia merebut set pertama dengan skor 6-3.
Serena bahkan tampak akan menang mudah setelah unggul 5-1 di set kedua. Namun di titik itu, Safarova bangkit dengan memenangi lima gim dan memaksakan tie-break. Petenis unggulan 13 itu lantas menutup set kedua dengan menang 7-6 atas Serena.
Safarova bahkan sempat membuat Serena tertekan dengan unggul 2-0 lebih dahulu di set ketiga. Tapi kali ini giliiran Serena yang menunjukkan comeback dengan memenangi enam gim berturut-turut, yang mengantarkannya memenangi titel ketiga Roland Garros sepanjang kariernya.
Gelar juara ini sekaligus jadi gelar Grand Slam ke-20 untuk Serena dan yang ketiga secara beruntun.
"Pertandingannya benar-benar jadi rumit hari ini. Saya sempat merasa sedikit grogi dan Lucie bermain bagus. Dia adalah lawan yang luar biasa, bermain sangat agresif dan tanpa rasa takut," kata Serena di situs WTA.
"Bisa memenangi gelar Grand Slam yang ke-20 di Roland Garros ini berarti sangat spesial untuk saya. Karena saya tidak selalu mendapatkan kesuksesan di sini. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh penggemar. Adalah mimpi bahwa saya memenangi gelar ini," tandas petenis peringkat satu dunia tersebut.
(raw/roz)











































