Jorgensen dikandaskan pemain Jepang Kento Momota dengan skor 21-16, 19-21, 7-21 pada laga final di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2015). Setelah menguasai gim pertama, Jorgensen juga kembali mengawali gim kedua dengan baik.
Tapi, dia kemudian gagal mempertahankan momentum keunggulan saat sudah memimpin 16-14. Momota meraih empat poin secara beruntun dan Jorgensen pun berbalik tertinggal. Dia akhirnya kalah di gim kedua.
Di gim ketiga, Jorgensen juga makin tak berdaya. Dia malah ketinggalan jauh dan akhirnya takluk.
"Di gim ketiga saya malah sudah kalah start dan dia terus membuat poin. Saya membuat beberapa kesalahan, sebaliknya dia makin unggul dan makin unggul. Saya pun makin sulit untuk mengejar dia," ujar Jorgensen.
"Lagipula kerja wasit mengecewakan pada gim kedua itu. Saat poin krusial pada kedudukan 18-19. Itu sebuah momen penting dan saya merasa dirugikan. Main di sini memang harus terus fokus karena semuanya bisa buyar begitu saja kalau tak benar-benar fokus," katanya.
(fem/mfi)











































