PR Besar 'Mematikan' Zhang Nan Agar Tak Membuat Angker Istora Lagi

PR Besar 'Mematikan' Zhang Nan Agar Tak Membuat Angker Istora Lagi

Femidiah - Sport
Senin, 08 Jun 2015 07:28 WIB
PR Besar Mematikan Zhang Nan Agar Tak Membuat Angker Istora Lagi
Jakarta - Kendati tak meraih gelar satupun, Zhang Nan dianggap sebagai pemain paling berbahaya di Istora. PP PBSI pun akan terus meramu formula terbaik untuk mematikan pemain China 25 tahun itu.

Zhang Nan benar-benar menjadikan Istora angker bagi tuan rumah pada BCA Indonesia Open 2015. Upaya dua wakil Indonesia yang diharapkan bisa menyumbangkan titel juara, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, digagalkan Zhang Nan.

Zhang Nan yang bersama Zhao Yunlei menghentikan Tontowi/Liliyana di semifinal di nomor ganda campuran. Itu bukan kekalahan pertama, tapi sudah lima kali beruntun yang dipetik Tontowi/Liliyana.

Ahsan/Hendra juga tak berdaya menghadapi Zhang Nan dengan Fu Haifeng di ganda putra. Padahal, ketika Fu Haifeng masih berpasangan dengan Chai Yun, Ahsan/Hendra nyaris selalu dominan.

Ricky Soebagdja tak menampik situasi tersebut. Maka, PBSI pun akan berusaha mati-matian untuk menemukan resep 'mematikan' Zhang Nan sebelum Kejuaran Dunia 10-16 Juni di Jakarta bergulir.

"Saat ini Owi/Butet sudah bisa menunjukkan permainan yang jauh lebih baik saat menghadapi Zhang Nan/Zhao Yunlei. Di pertandingan itu kesempatan untuk menang juga terbuka. Secara penampilan di beberapa turnamen belakangan ini sudah lebih baik," kata Ricky Soebagdja, manajer tim Indonesia pada BIO 2015.

"Ahsan/Hendra memang masih kesulitan. Ini harus dicari penyebabnya dan solusi secepatnya," ucap Ricky.

(fem/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads