Djokovic Belum Berjodoh dengan Roland Garros

Djokovic Belum Berjodoh dengan Roland Garros

Kris Fathoni W - Sport
Senin, 08 Jun 2015 11:33 WIB
Djokovic Belum Berjodoh dengan Roland Garros
REUTERS/Gonzalo Fuentes
Paris - Novak Djokovic dulu sudah pernah dua kali maju ke final Prancis Terbuka lalu kalah dari Rafael Nadal. Tahun 2015 ini Nadal sudah Djokovic sisihkan di perempatfinal walaupun ia tetap saja belum bisa jadi juara. Giliran Stanislas Wawrinka yang jadi penghadang.

Prancis Terbuka masih menjadi satu-satunya ajang grand slam yang belum bisa dimenangi oleh Djokovic. Dalam kariernya bertenis pemain Serbia berusia 28 tahun tersebut sudah lima kali jadi juara Australia Terbuka, dua kali jadi kampiun Wimbledon, dan sekali juara AS Terbuka. Sedangkan di Roland Garros capaian terbaik Djokovic adalah jadi finalis (2012, 2014, 2015).

Pada dua kesempatan masuk final sebelumnya, Djokovic senantiasa takluk dari raja clay court Rafael Nadal yang merupakan petenis tersukses di Prancis Terbuka dengan sembilan titel.

Tahun ini, Djokovic berhasil menyingkirkan Nadal dengan straight set di babak perempatfinal. Peluang juara tampaknya kian besar setelah Djokovic juga berhasil menyisihkan Andy Murray, unggulan tiga, di babak empat besar.

Sebagai petenis putra terbaik dunia, Djokovic pun menjejak final Prancis Terbuka tahun ini sebagai unggulan. Selain sudah menundukkan dua lawan tangguh di dua partai terakhirnya Djokovic di atas kertas juga unggul atas Wawrinka, unggulan delapan, yang jadi lawan.

Akan tetapi, apa yang ada di atas kertas nyatanya berbeda dengan hasil di atas lapangan. Wawrinka tampil prima dan mengalahkan Djokovic 4-6, 6-4, 6-3, dan 6-4, Minggu (8/6/2015) malam WIB. Salah satu catatan impresif Wawrinka di partai itu adalah total 60 winner yang ia hasilkan, tepat dua kali lipat dari jumlah winner Djokovic.

"Aku memainkan pertandingan terbaik dalam hidupku, sulit dipercaya. Menghadapi Novak adalah salah satu tantangan terbesar. Aku tahu betapa ia menginginkan titel di Roland Garros ini," ucap Wawrinka seperti dikutip Reuters.

Hasil tersebut tak ayal membuat Djokovic sekali lagi gagal di Roland Garros. Ia pun harus menunggu lagi untuk bisa melengkapi koleksi grand slam-nya dan bergabung dengan petenis elit Fred Perry, Don Budge, Rod Laver, Roy Emerson, Andre Agassi, Roger Federer, dan Nadal yang kesemuanya pernah meraih empat titel grand slam secara lengkap.

Maka bukan cuma Wawrinka yang tahu benar betapa Djokovic amat menginginkan gelar juara Prancis Terbuka. Para penonton di lapangan pun demikian. Mereka pun seperti ingin membesarkan hatinya dengan memberikan tepuk tangan panjang yang sampai membuat Djokovic terharu.

"Aku ingin mengucapkan selamat kepada Stan dan tidaklah mudah buatku untuk bicara saat ini, dalam kehidupan ada hal-hal yang lebih penting dari kemenangan dan itu adalah karakter dan rasa hormat. Aku punya rasa hormat besar kepadamu, Stan, kamu merupakan seorang juara yang hebat dengan hati besar, kamu pantas dapat gelar ini," ujar Djokovic berbesar hati.
Β 
"Aku akan kembali tahun depan untuk kembali berusaha meraih titel ini," lanjutnya menolak patah semangat mengomentari hat-trick sebagai finalis Roland Garros, ajang yang sejauh ini belum berjodoh dengannya.

(krs/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads