Wawrinka memenangi titel Grand Slam keduanya setelah mengalahkan petenis ranking satu dunia Novak Djokovic 4-6, 6-4, 6-3, 6-4 di final Prancis Terbuka, Minggu (7/6/2015). Gelar perdananya diperoleh petenis Swiss itu di Australia pada 2014.
Grup Big Four terdiri atas Roger Federer (17 titel Grand Slam), Rafael Nadal (14), Djokovic (8), dan Murray (2). Wawarinka merendah, dengan mengatakan bahwa keempat petenis itu masih jauh lebih baik daripada dirinya.
"Aku tidak sebaik mereka. Maksudku Big Four. Tapi aku cukup bagus untuk memenangi dua trofi turnamen Grand Slam," kata Wawrinka yang dikutip Sky Sports.
"Aku bisa mengalahkan mereka di turnamen-turnamen besar, di semifinal, di final. Tapi sekali lagi, 'Big Four', akan selalu menjadi 'Big Four'."
"Aku tidak ingin dibanding-bandingkan dengan mereka. Aku ingin membuat kemajuan dan melangkah. Aku ingin mengalahkan mereka. Itu saja. Sesederhana itu saja," imbuh petenis berusia 30 tahun ini.
Meskipun memiliki titel Grand Slam yang sama dengan Murray, yang paling sedikit di Big Four, tapi total perolehan gelar Wawrinka masih jauh. Sampai saat ini, Wawrinka baru mengoleksi total 10 titel gelar juara, termasuk dua Grand Slam sedangkan Murray sudah mengumpulkan 33 gelar juara termasuk dua Grand Slam.
Federer mengoleksi 85 titel juara, Nadal meraup 65 trofi juara. Djokovic memperoleh 53 gelar dan Murray 33 gelar juara.
(rin/mfi)











































